Diskorsing di Kampusnya karena Protes, Abdullah Jadi Ketua Karang Taruna di Desanya

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 09 September 2020 16:20

Diskorsing di Kampusnya karena Protes, Abdullah Jadi Ketua Karang Taruna di Desanya

Sinjai, Trotoar.id – Pemerintah Desa Erabaru, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, menggelar Musyawarah Desa terkait pembentukan Karang Taruna pada Rabu, (9/9/202) di Kantor Desa Erabaru, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulsel.

Dalam prosesnya, Abdullah, terpilih sebagai Ketua Umum Karang Taruna Desa Erabaru, dengan meraih perolehan suara 69, setelah mengungguli Abd. Karim S.Ip dengan perolehan suara 29 dari 98 suara masyarakat.

Abdullah mengatakan, hal ini adalah salah satu kesempatan besar sebagai pemuda untuk bagaimana aktif di Desa.

“Ikut berpartisipasi aktif dan bekerja sama demi kesejahteraan masyarakat. Sebab, penentu nasib dan cita-cita bangsa ke depanya di tentukan oleh pemuda,” kata Eks Mahasiswa Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai ini.

Ia juga berkomitmen akan menyatukan elemen pemuda, “Dengan satu tujuan kesejahtraan, melakukan kegiatan-kegiatan positif menuju perubahan,” tutur Dul, sapaan karibnya.

Dul berjanji akan bekerja sama dan bersinergi dengan pemerintah desa untuk membangun ke depan.

“Saya akan menyatukan pemuda desa dengan baik, dan seluruh elemen masyarakat tanpa ada perbedaan,” tututnya.

Siapa sih Abdullah itu?

Abdullah merupakan anak pertama dari empat orang bersaudara, lahir dari keluarga sederhana, mengganrungi hidup dengan penuh kesabaran lantaran ibunya telah terpanggil lebih dulu oleh yang kuasa sejak Dul masih seumur jagung.

“Saya tulang punggung keluarga tinggal bersama nenek dan adik-adik saya. Sementara ayah saya telah memilih kehidupan sendiri,” bebernya kepada Jurnalis Trotoar, dengan penuh lapang dada.

Ia juga menceritakan seputar jejak pendidikannya di perguruan tinggi. Bahwa pada tahun 2017 silam, ia memutuskan menjadi mahasiswa baru di sebuah kampus biru ternama dan islami di Kabupaten Sinjai, Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai.

Tak hanya itu, Dul juga pernah menjadi bagian dari organisasi sayap kiri yang dahulu telah berdiri di kabupaten Sinjai, dengan lambang bendera berwarna merah berapi-api diberi nama Pusat Perjuangan Mahasiswa untuk Pembebasan Nasional disingkat Pembebasan.

“Saya belajar di sana, menempa diri,” ujarnya.

Seiring waktu, kultur membawanya pada sumbu perlawan akibat situasi kampusnya yang dia anggap amat carut-marut.

“Mulai dari krisis kebebasan mahasiswa, senjangnya biaya kuliah dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah,” imbuhnya.

Dengan jiwa yang gigih, komitmen berjuang atas nama hak dan kepentingan mahasiswa ia terus melakukan aksi-aksi protes, sehingga tak segan-segan birokrasi kampus biru itu menetapkan itu sebagai biangkerok, lahirlah skorsing kepadanya pada bulan Januari 2019 lalu.

“Saya diskorsing karena aksi damai dalam kampus,” pungkasnya.

Hingga saat ini, Dul memilih bertahan di kampung halamannya menjadi petani muda, dan belum melanjutkan pendidikannya, lantaran dirinya mengaku terpukul akibat surat skorsing yang dia anggapnya tidak adil dan tidak sesuai prosedur.

“Surat keputusan skorsing itu bagaikan surat cinta dari sang kekasih yang diberikan kepadaku karena muak ingin putus, isinya mengiris-iris nadiku,” tandasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional29 Juli 2026 20:06
Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama
PANAMA, Trotoar.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra bangsa di kancah internasional. Herson Rasyha Wilajaya (14), siswa SMP IT Al Bir...
Metro29 Juli 2026 19:59
Wali Kota Munafri Sambut Rakernas BAMAGNAS V, Tegaskan Makassar Kota Toleran dan Terbuka
MAKASSAR, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus menjaga kerukunan umat beraga...
Parlemen29 Juli 2026 19:56
SiAKSES Ubah Layanan Keuangan DPRD Makassar, Notifikasi Hak Anggota Dewan Kini Masuk ke WhatsApp dalam Hitungan Detik
MAKASSAR, Trotoar.id – Sekretariat DPRD Kota Makassar menghadirkan inovasi digital dalam pengelolaan keuangan melalui Sistem Akuntabilitas dan Trans...
Pendidikan29 Juli 2026 16:46
PKG di SDI Bangkowa Jangkau 51 Siswa, Puskesmas Batumalonro Perkuat Skrining Kesehatan Anak dan Edukasi Imunisasi
GOWA, Trotoar.id– UPT Puskesmas Batumalonro terus mengoptimalkan pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi anak usia sekolah sebag...