Ini Penjelaskan Kabid Humas Polda Sulsel Soal Penangkapan 12 Penghadang Kapal

Suriadi
Suriadi

Minggu, 13 September 2020 19:18

Ini Penjelaskan Kabid Humas Polda Sulsel Soal Penangkapan 12 Penghadang Kapal

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo menjelaskan kronologis Penangkapan 12 orang saat menghadang kapal PT Bokalis yang melakukan pengrusakan pasir laut. 

Hingga dikatakan ke 12 orang tersebut telah melakukan pengrusakan Kapal dengan melemparkan bom molotov terhadap kapal pengeruk pasir laut QUEEN OFF NETHERLAND untuk proyek Makassar New Port 

“Mereka diamankan lantaran melakukan. pengrusakan terhadap kapal yang beroperasi mengeruk pasir untuk mega proyek new port, ” Kata Ibrahim Tompo melalui rilis yang diterima redaksi. 

Ibrahim menuturkan peristiwa pengrusakan terjadi Kapal bertolak dari Makassar New Port menuju titik lokasi quarry di taka copong kab. Takalar pada pukul 06.00 wita dan sampai pada jam 07.00 wita.

Dan pada Pukul 09.00 wita kapal didatangi beberapa nelayan dan walhi yang meminta menghentikan kegiatan dengan melakukan pelemparan batu dan Bom Molotov keatas dek kapal sehingga menimbulkan kebakaran di beberapa titik dan melakukan pemotongan kabel listrik peneumatic sehingga kapal tidak bisa melakukan pengerukan di satu sisi.

“Masyarakat ini melewati Kapal pengeruk pasir laut dengan Batu dan nomor molotov, hingga melakukan pemotongan kabel listrik peneumaric yang  mengakibatkan kabar tidak dapat beroperasi,” tambahnya 

Lanjut Ibrahim tepat pukul 09.30 wita tim tactical boat dan tim intel mendapatkan informasi dari pihak kapal Queen of netherland yaitu Syahbandar Yanto, yang menginformasikan bahwa kapal Queen didekati  oleh sekitar kurang lebih 20 katinting dan 3 perahu jolloro.

Kapal jolloro dan katinting tersebut langsung melakukan tindakan anarkis terhadap kapal Queen yaitu dengan melemparkan bom molotov dan merusak bagian kapal yakni kabel peneumatic listrik dan beberapa kabel lain yang tersambung ke drag head.

Mendapat informasi tersebut tim intel dan kapal taktikal Polairud segera menuju ke lokasi pengerukan (11 mil barat daya dari pulau kodingareng).

Setiba di lokasi, aparat Polairud menemui para demonstran yang sedang melakukan pengejaran dan pengrusakan  terhadap kapal Queen of netherlands, melihat hal tersebut semakin tak terkendali, aparat Polairud segera mengamankan beberapa orang yang diduga menjadi provokator dari aksi demonstrasi anarkis tersebut.

Pihak Polairud mengamankan 12 orang diantaranya Mahasiswa dan nelayan :ke Mako Ditpolairud Polda Sulsel untuk dilakukan pemeriksaan

Di akhir statemennya, Kabid Humas berharap Masyarakat agar jangan terprovokasi oleh upaya-upaya orang tertentu yang akhirnya menimbulkan efek Kamtibmas dan hukum. (***)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah02 Mei 2026 23:37
Sekretaris Kwarcab Sidrap Buka Musyawarah Ranting Baranti 2026
SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026 di UPT SD Negeri 9 Benteng p...
Metro02 Mei 2026 23:34
Di Pelantikan HDCI, APPI Tawarkan Makassar sebagai Pusat Touring Nasional
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun kegiatan komunitas yang dige...
News02 Mei 2026 23:30
Pesan Wabup Nurkanaah untuk Wisudawan UT: Berikan Kontribusi Terbaik bagi Daerah
SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda Universitas Terbuka Makas...
News02 Mei 2026 23:15
Makassar Tembus Peringkat Nasional Kota Toleran
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional. Di tengah dinamika sosial...