Aksi penolakan UU Cilaka Omnibus Law Terus Bergejolak di Makassar

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 06 Oktober 2020 17:39

Aksi penolakan UU Cilaka Omnibus Law Terus Bergejolak di Makassar

Makassar,Trotoar.id- Pasca UU Cipta Kerja Omnibus Law disahkan DPR RI pada Senin (5/10) kemarin, sontak memicu kekecewaan masyarakat terutama kaum buruh.

Pasalnya, berbagai aksi unjuk rasa penolakan RUU Cilaka yang dikumandangkan para buruh, pekerja, serta elemen mahasiswa tak digubris oleh pemerintah.

Malahan, Pemerintah mengesahkan RUU Cipta Kerja yang sama sekali tidak pro terhadap hak-hak pekerja, sebagaimana tertuang dalam UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003.

Di Kota Makassar sendiri, berbagai aksi demonstrasi penolakan UU Cilaka Omnibus Law masih bergejolak, bahkan ribuan massa dari berbagai elemen turun kejalan menuntut pencabutan Undang-Undang tersebut.

Dari pantauan trotoar.id dilapangan, Selasa (6/10) massa demonstran memadati jalan Urip Sumohardjo Makassar dengan membakar ban bekas sebagai bentuk penolakan.

Sekedar diketahui, Menteri Ketenagakerjaan RI menyampaikan pesan lewat surat terbuka bagi para buruh, pekerja dan pengangguran agar aksi mogok nasional tidak sampai terjadi.

Menurutnya situasi saat ini tidak memungkinkan untuk turun kejalan, apalagi membuat kerumunan massa, Karena pandemi Covid masih tinggi dan belum ada vaksinnya.

Berikut isi surat terbuka Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah.

Kepada teman-teman serikat pekerja/serikat buruh,

Sejak awal 2020 kita telah mulai berdialog tentang RUU Cipta Kerja, baik secara formal melalui lembaga Tripartit, maupun secara informal

Aspirasi kalian sudah Kami dengar, sudah Kami pahami. Sedapat mungkin aspirasi ini kami sertakan menjadi bagian dari RUU ini. Pada saat yang sama kami juga menerima aspirasi dari berbagai kalangan.

Saya berupaya mencari titik keseimbangan. Antara melindungi yang telah bekerja dan memberi kesempatan kerja pada jutaan orang yang masih menganggur, yang tak punya penghasilan dan kebanggaan.

Tidak mudah memang, tapi kami perjuangkan dengan sebaik-baiknya.

Saya paham ada di antara teman-teman yang kecewa atau belum puas.

Saya menerima dan mengerti. Ingatlah, hati saya bersama kalian dan bersama mereka yang masih menganggur.

Terkait rencana mogok nasional, saya meminta agar dipikirkan lagi dengan tenang karena situasi jelas tidak memungkinkan untuk turun ke jalan, untuk berkumpul. Pandemi Covid masih tinggi, masih belum ada vaksinnya.

Pertimbangkan ulang rencana mogok itu. Bacalah secara utuh RUU Cipta Kerja ini. Banyak sekali aspirasi teman-teman yang kami akomodir.

Soal PKWT, outsourcing, syarat PHK, itu semua masih mengacu pada UU lama. Soal upah juga masih mengakomodir adanya UMK.

Jika teman-teman ingin 100% diakomodir, itu tidak mungkin. Namun bacalah hasilnya. Akan terlihat bahwa keberpihakan kami terang benderang.

Karena sudah banyak yang diakomodir, maka mogok menjadi tidak relevan.

Lupakanlah rencana itu. Jangan ambil resiko membahayakan nyawa kalian, istri, suami dan anak-anak di rumah. Mereka wajib kita jaga agar tetap sehat.

Saya mengajak kita kembali duduk bareng. Dengan semangat untuk melindungi yang sedang bekerja dan memberi pekerjaan bagi yang masih nganggur.

Saya dengan antusias menunggu kehadiran teman-teman di meja dialog, bukan di jalanan. Saya percaya kita selalu bisa menemukan jalan tengah yang saling menenangkan.

Kita sedang berupaya menyalakan lilin dan bukan menyalahkan kegelapan.

Salam sayang saya kepada keluarga di rumah. Tetaplah sehat.

Saya Ida Fauziyah dan saya peduli

Ida Fauziyah

Menteri Ketenagakerjaan.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro16 April 2026 19:25
Pemkot Makassar Genjot Realisasi APBD, Munafri Tekankan Akselerasi Program Berdampak
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar mulai menggenjot percepatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 memasuki tr...
Metro16 April 2026 19:23
Evaluasi OPD, Munafri: Triwulan I Penentu Arah, Jangan Sampai Salah Langkah
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa triwulan I menjadi fase krusial dalam menentukan arah pembangunan sep...
Parlemen16 April 2026 19:19
Bersama Ketua MPR, Kamrussamad Bertemu Duta Besar Arab Saudi
Trotoar.id — Anggota DPR RI, Kamrussamad, mendampingi Ketua MPR RI dalam pertemuan strategis bersama pimpinan pondok pesantren, para ulama, sert...
Politik16 April 2026 19:15
Peluang Ilham Arief Sirajuddin di Musda Golkar Sulsel Tersandung Dinamika Internal
MAKASSAR, Trotoar.id — Peluang Ilham Arief Sirajuddin untuk memimpin Partai Golkar Sulawesi Selatan pada Musyawarah Daerah (Musda) mendatang disebut...