Polisi dan Camat ‘Lempar Bola’ di Kasus Tambang Galian C Nipa-Nipa Antang

Suriadi
Suriadi

Kamis, 29 Oktober 2020 00:09

Polisi dan Camat ‘Lempar Bola’ di Kasus Tambang Galian C Nipa-Nipa Antang

Makassar,Trotoar.id- Aktivitas tambang galian C ilegal di daerah Nipa-nipa Antang, Makassar terus berjalan aktif meski sebelumnya kegiatan tersebut telah diadukan warga.

Ironisnya, baik pihak Kepolisian maupun Kecamatan setempat saling melempar tanggungjawab (lempar bola) dalam merespon kegiatan yang dapat merusak lingkungan tersebut.

Kapolsek Manggala, Kompol Saiful Alam mengatakan lokasinya jauh dan dirinya tidak melihat adanya aktivitas yang dimaksud.

“Saya lagi pengamanan unjuk rasa,” kata Saiful via pesan singkat, Rabu (28/10/2020).

Namun jika ada bukti terkait kegiatan tersebut, ia menyarankan agar warga yang merasa dirugikan segera melapor ke Polrestabes Makassar.

Baca Juga  Ratusan Mahasiswa Demo Saat DPRD Sulsel dan Pemprov Teken KUA-PPAS 2026

“Nah kalau ada bukti kepemilikan yang sah, lapormi di Polrestabes,” tutur Saiful.

Sikap abai juga diperlihatkan oleh Camat Manggala, Anshar Umar saat dikonfirmasi via telepon. Ia mengaku sebelumnya dirinya telah melaporkan hal itu ke Polsek Manggala hingga Polrestabes Makassar bahkan juga ke Satpol PP Provinsi sebagai penegak Perda.

Malah kata dia, lokasi penambangan ilegal yang dimaksud sempat diberi garis polisi dan pihaknya saat ini masih menunggu tindak lanjut dari laporan tersebut.

Baca Juga  Pembangunan Tol Makassar New Port Dimulai

“Persoalan aktivitas tambangya kembali aktif, saya kira itu sudah kewenangan polisi bukan sama kami lagi,” ucap Anshar.

Diberitakan sebelumnya warga bernama Andi Arfandi dan Kasman Hadi melalui kuasa hukumnya H. Jamaluddin telah melaporkan kasus ini ke tingkat Polsek, Polrestabes hingga Polda Sulsel.

“Kasusnya sampai sekarang tidak jelas perkembangannya. Malah barang bukti eskavator yang ada di lokasi tambang yang sebelumnya sempat dipasang garis polisi kini sudah hilang di lokasi. Ada apa ini,” keluh Haji Jamaluddin.

Namun sayang, laporan dari kuasa hukum warga tidak ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian, padahal Camat Manggala mengaku bahwa aktifitas tambang tersebut tidak mengantongi Izin.

Baca Juga  Barru Luncurkan Call Center 112, Perkuat Respons Darurat dan Digitalisasi Layanan Publik

“Soal Tambang galian C di Daerah Nipa-Nipa tidak mempunyai Izin, dan tidak ada kewenangannya apa lagi saya hanya Camat, dan persoalan galian Tambang C ini sudah masuk dirana polisi, ”ujar Anshar Umar, Rabu (14/10) lalu.

Kapolsek Manggala, Kompol Saiful Alam Yang dikonfirmasi kala itu hanya menjawab bahwa kasus dugaan tambang galian c sudah ditangani Polrestabes Makassar.

“Tabe Polrestabes yang tangani kasusnya bukan polsek,”singkatnya, Kamis (15/10). (Tim)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah08 November 2026 17:47
HKN ke-62, Pemkab Barru Perkuat Komitmen Pemerataan Layanan Kesehatan
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya memperkuat kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan ma...
Metro08 November 2026 17:44
HUT ke-419 Makassar, Appi-Aliyah Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Festival Pangan dan Pasar Murah
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota ...
Metro08 November 2026 12:41
HUT ke-419 Makassar Digelar Sederhana, Pemkot Kedepankan Khidmat dan Aksi Sosial
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memilih mengemas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar secara sederhana. Namun, kon...
Metro08 November 2026 11:52
Libatkan 25 NGO, DP3A Makassar Kampanyekan Stop Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Upaya melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah tidak bisa...