TROTOAR. ID, MAKASSAR — Ketua Cabang Makassar, Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (IMIKI) Akbar, menjadi korban penganiayaan oleh oknum orang yang tidak dikenal pada Rabu dini hari 4 November 2020.
Akbar dianiaya oleh sejumlah kelompok pemuda, tidak hanya di pukuli, sejumlah barang berharga korban pun di rampas para pelaku yang diduga berjumlah 10 orang
Akbar menceritakan kronologis peristiwa yang dialami, dimana awalnya sepupunya yang menjadi korban penganiayaan di sekitar Bundaran sama, saat sepupunya pulang dari antang menuju Pattalassang kabupaten Gowa,
Baca Juga :
Sesampai di Bundaran sama, sepupunya dihadang oleh sekelompok pemuda dan dianiyaya, mengetahui sepunya di anaknya, Akbar bersama kerabatnya mendatangi lokasi dan mengantar sepupunya melaporkan peristiwa yang dialami di Kantor Polisi.
Setelah melakukan Laporan Polisi, Akbar bersama rekan-rekannya kembali ke lokasi mengambil motor (Mardianto) dan disana dia mendapati sekelompok pemuda dan menanyakan pelaku penganiayaan sepupunya ke pemuda tersebut.
Tak lama kemudian pemuda yang ditanyainya menyerang Akbar bersama kerabatnya, namun naas bagi Akbar dia tak mampu meloloskan diri dan menjadi korban penganiayaan yang dilakukan kelompok pemuda di sekitar Bundaran samata.
“Saya kesana mengambil sepeda motor sepupu saya, dan disana ada anak muda, saya tanya siapa yang melihat pelaku penganiayaan sepupunya, namun tidak ada yang menjawab, dan saat balik arah, Saya bersama rekan-rekan saya dikejar oleh kelompok pemuda menggunakan busur dan badik, dan saya tak berhasil lari dan menjadi korban penganiayaan kelompok pemuda tersebut, ” Katanya
Akibatnya dari peristiwa tersebut Akbar mengalami luka memar di sekujur tubuhnya, bahkan dirinya sempat tak sadarkan diri, akibat di hanya benda tumpil oleh pelaku.
“Tidak cuma memukul, dia (pelaku) juga mengambil handphone tiga buah. Dan tas dua berisi handphone saya dan kedua temanku. Enam motor dirusak sama pelaku yang berjumlah sekitar 10 orang lebih,” katanya.
Kepala Sub Bagian Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan membenarkan peristiwa tersebut dan kini pihak kepolisian sedangengekar para pelaku penganiayaan berdasarkan laporkan korban
“Korban sudah melaporkan penganiayaan yang dialaminya dan kini pihak reskrim telah mengejar para pelaku, ” Katanya. (***)



Komentar