Tambah Layanan Kesehatan, Adnan-Kio Programkan Pembangunan RS Pratama

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 06 November 2020 16:33

Calon Bupati Kabupaten Gowa
Calon Bupati Kabupaten Gowa

TROTOAR.ID, GOWA – Kesehatan warga tetap menjadi perhatian penting Calon Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Mallagani Karaeng Kio (Adnan-Kio) bila terpilih di periode keduanya. Dalam program yang diusung pasangan tagline Doboloki ini, ada rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama.

Rumah Sakit Pratama adalah rumah sakit tipe D. Fungsinya, sebagai penyangga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf.

“Rumah Sakit Pratama ini akan menambah akses pelayanan kesehatan kepada warga. Jadi tidak hanya di puskesmas dan RSUD Syekh Yusuf saja,” terang Adnan saat berkampanye di Tombolopao, Kamis (5/11/2020).

Rumah sakit pratama adalah unit pelayanan kesehatan yang menyediakan perawatan kelas 3 saja. Namun layanan kesehatan yang disediakan, hampir sama dengan RSUD Tipe B. Seperti rawat inap, rawat jalan, gawat darurat, serta pelayanan penunjang lainnya.

Dengan hadirnya rumah sakit pratama, hampir pasti tidak ada lagi warga yang terabaikan dalam hal pelayanan kesehatan. Termasuk pelayanan kesehatan di Kabupaten Gowa.

“Karena dengan adanya rumah sakit pratama, pelayanan kesehatan di Gowa tidak hanya bertumpu pada Rumah Sakit Syekh Yusuf. Kita akan sebar pelayanan itu, supaya akses dan kualitas pelayanan kesehatan kepada warga bisa lebih baik ke depannya,” sambung Calon Bupati Gowa incumbent ini.

Adnan juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan RSUD Syekh Yusuf. Yang sementara dalam tahap pembangunan untuk tujuh lantai. Dengan penambahan kapasitas 400 ranjang pasien. Pembangunan ini ditarget selesai tahun 2021 mendatang.

“Sedangkan rumah sakit pratama itu juga akan mulai dibangun 2021. Jadi berkesinambungan dengan pembangunan Rumah Sakit Syekh Yusuf nantinya,” tutup Adnan.

Selain itu, duet petahana ini juga akan meningkatkan kualitas pelayanan di 26 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).
Sarananya bakal setara dengan Rumah Sakit RSUD Syekh Yusuf. Ini agar warga Kabupaten Gowa yang mau berobat, tak perlu lagi ke RSUD Syekh Yusuf. Terutama untuk warga dataran tinggi.

Penambahan fasilitas puskesmas yang dimaksud Adnan seperti, fisik bangunan, sarana dan prasarananya. “Gedungnya akan kita tingkatkan. Kapasitas jumlah tempat tidurnya juga akan ditambah. Peningkatan fasilitas untuk alat kesehatannya, dan fasilitas laboratoriumnya,” lanjut Ketua PMI Sulsel itu.

Selama ini, masih menurut Adnan, puskesmas di Kabupaten Gowa sudah melayani pasien rawat inap. Namun, memang kapasitasnya masih terbatas. Untuk itu, dengan meningkatkan pelayanan dan kelengkapan infrastrukturnya, Adnan berharap masyarakat tak perlu lagi datang ke RS Syekh Yusuf untuk mendapatkan layanan kesehatan yang prima.

“Tidak perlu semuanya dirujuk ke RS Syekh Yusuf, cukup di puskesmas. Kecuali, kalau memang dia harus mendapatkan perawatan lanjutan atau operasi besar, barulah dirujuk ke RS Syekh Yusuf. Tetapi di luar dari pada itu, cukup pelayanannya di puskesmas saja,” tutur Adnan. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah04 Mei 2026 15:44
Bupati Luwu Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Spirit Memuliakan Manusia Melalui Pendidikan
LUWU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Lapangan Andi Djemma, B...
Politik04 Mei 2026 15:39
Munafri ke Jakarta Temui Bahlil, Sinyal Kuat Jelang Musda Golkar Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dikabarkan bertolak ke Jakarta untuk memenuhi undangan Ketua Umu...
Daerah04 Mei 2026 15:35
Wabup Luwu Tinjau Pengaspalan Jalan Poros Bolong–Lamasi, Target Rampung Sehari
LUWU, Trotoar.id— Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, meninjau langsung proses pengaspalan jalan poros Bolong–Lamasi yang berada di Desa ...
Metro04 Mei 2026 15:32
Pansus LKPJ DPRD Makassar Tunda Pembahasan, OPD Diminta Serahkan Data Lebih Awal
MAKASSAR, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Makassar menunda pembahasan LKPJ Wali Kota Mak...