TROTOAR.ID, MAKASSAR — Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) meminta kepada pemerintah provinsi untuk mendetail maksud untuk melakukan pengadaan helikopter, apakah dengan sistem beli atau sewa.
Sebab pada penjelasan pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam rapat kerja bersama dengan Komisi E masih megambang apakah pemerintah akan membeli atau menyewa trnasportasi udara dengan usulan anggaran sebesar Rp 100 Miliar
“Harusnya dijelaskan secara detail ini pemprov mau beli atau menyewa, dan spesifikasi helikopter yang diinginkan dengan bajet tersebut bagaimana” jelas
Baca Juga :
Termasuk dengan besaran anggaran operasional yang disiapkan pemerintah untuk membiayai honor pilot Bahan Bakar maintenance dari transportasi udara yang diusulkan melalui BPBD.
Hingga dia menyebutkan jika saat ini masih banyak hal urgensi yang ada di masyarakat perlu dibenah seperti sarana dan prasarana pendidikan sarana dan prasarana kesehatan termasuk hal yang harus dibenahi pemerintah adalah pengembangan UMKM.
“Kita tidak mau nantinya pengadaan transportasi udara akan menjadi sesuatu yang mubazir, termasuk sesuatu yang tidak bermanfaat besar bagi masyarakat, kami ingin sesuatu yang dihasilkan dari APBD bermanfaat bagi rakyat,” Tambahnya.
Dirinya juga berharap agar apa yang menjadi kebijakan dan program pemerintah kedepan harus juga memperhatikan sejumlah pembangunan seperti pembangunan Masjid 99 kubah dan stadion Barombong yang terpending, seharusnya hal itu juga harus menjadi perhatian pemerintah.
“Kita mau pemerintah juga memberi perhatian terhadap Masjid 99 Kubah dan stadion Barombong bukan membiarkan terbengkalai begitu saja ‘ Ulasnya
Sementara itu anggota fraksi PAN Irwandi Natsir menjelaskan, usulan pemerintah untuk pengadaan helikopter dianggap sah-sah saja, asalkan itu bertujuan untuk peningkatan pelayanan terhadap masyarakat, bukan sebagai ajang gaya-gayaan saja.
“Kalau kami dari Fraksi PAN menilai jika pengadaan helikopter untuk peningkatan pelayanan terhadap masyarakat wajar-wajar saja, asalkan jangan pengadaan helikopter digunakan untuk gaya-gayaan saja,” Jelasnya (Upi)




Komentar