Kesejahteraan Petani Tetap Jadi Program Utama Adnan-Kio

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 23 November 2020 22:50

Calon BUapti Kabupaten Gowa
Calon BUapti Kabupaten Gowa

TROTOAR.ID, GOWA – Sektor pertanian masih menjadi sentra ekonomi Kabupaten Gowa. Tak salah, jika sektor ini akan terus digenjot Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Malaganni Karaeng Kio (Adnan-Kio) di periode kedua kepemimpinannya. Dengan menggenjot pertanian, target utama yang disasar Adnan-Kio adalah kesejahteraan petani di Kabupaten Gowa.

Salah satu caranya, memperkenalkan teknologi kepada petani yang bisa menunjang produksi pertanian. “Dengan kemajuan teknologi yang saat ini semakin bagus, tentu kita ingin mendorong petani-petani kita juga untuk menggunakan teknologi. Selain untuk memudahkan dalam proses pengerjaan, tentu kita juga ingin hasil pertanian lebih maksimal dan bermutu,” terang Karaeng Kio.

Diketahui, sejauh ini tercatat ada 92.000 petani di Gowa yang tersebar di 18 kecamatan, dengan luas lahan pertanian sebesar 28 ribu hektare. Dan menjadi penyumbang terbesar dalam PDRB ADHB Tahun 2019 sebesar 27,01 persen.

Stimulus lainnya, lanjut Karaeng Kio adalah bantuan bibit dan pupuk kepada seluruh petani. “Kami akan lebih massif lagi memberikan bibit dan pupuk kepada seluruh petani yang ada di Gowa. Pemberian pupuk dan bibit itu beragam. Ada yang subsidi, ada juga yang diberikan secara gratis,” lanjut Karaeng Kio.

“Dengan begini, hasil pertanian bisa melimpah, dan insya Allah sekaligus ikut menyejahterakan para petani,” tutup pria yang identik dengan kumisnya itu.

Berdasarkan data dari Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Gowa, ada beberapa produksi pertanian yang menjadi andalan. Seperti produksi beras di Kabupaten Gowa yang terus meningkat tiap tahunnya. Tiap tahun capaian produksi padi mengalami peningkatan, bahkan mengalami surplus pangan dan menyuplai kebutuhan pangan daerah lainnya.

Pada tahun 2019, produksi beras meningkat sebesar 2,68 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan mengalami surplus sebesar 101.647 ton. Begitu juga dengan produksi holtikultura jenis sayuran. Terjadi peningkatan produksi 0,33 persen pada tahun 2019 dibanding tahun 2018 dan mengalami surplus sebesar 345.545 ton. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro27 Agustus 2026 20:37
14 Tim Bersaing di Babak Penyisihan Haflah Tilawah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 di Pangkep
PANGKEP, Trotoar.id — Sebanyak 14 tim unjuk kemampuan dalam babak penyisihan Cabang Haflah Tilawah Al-Qur’an pada MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional...
Daerah27 Agustus 2026 19:31
Jejak JICA 30 Tahun di Barru, Dari Air Bersih hingga Peluang Kerja ke Jepang
BARRU, Trotoar.id — Jejak kerja sama Kabupaten Barru dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) kembali terungkap setelah sejumlah alumni ...
Metro27 Agustus 2026 18:34
Buka Citra Beauty Fair 2026, Aliyah Mustika Ilham Dorong Industri Kecantikan dan Ekonomi Lokal
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham membuka secara resmi Citra Beauty Fair 2026, Rabu (26/8/2026). Ajang yang digel...
Daerah27 Agustus 2026 16:31
Wamendagri Bima Arya Belanja di Stan Sidrap, Produk Lokal Curi Perhatian di AOE 2026
TANGERANG, Trotoar.id — Stan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi salah satu titik yang menarik perhatian dalam Apkasi Otonomi Expo 2026 (AO...