TROTOAR.ID, Makassar – Koordinator Forum Komunikasi (Fokal) NGO Sulawesi, Djusman AR Angkat bicara soal ancaman Pihak Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang akan mempolisikan dirinya.
“Bagus,” respon Djusman dengan santai saat ditanya oleh Jurnalis Trotoar bahwa dirinya bakal dilapor oleh kerabat NA. Selasa, (8/12/2020).
Direktur Eksekutif Forum Pemerhati Masalah Sosial Politik dan Kemasyarakatan (Forsospolmas) Sulsel, Baso DN menganggap, jika Djusman AR diduga telah melakukan pencemaran nama NA dan keluarga.
Baca Juga :
“Kami akan pelajari laporan tersebut dan jika laporan itu palsu dan ngawur, maka pihak pelapor harus siap bertanggung jawab,” tegas Baso.
Atas laporan Djusman terkait dugaan korupsi Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, dalam pembangunan mega proyek strategis nasional Makassar New Port (MNP) ke KPK, direspon cukup keras oleh kerabat NA.
Baso DN menganggap laporan Djusman tersebut baru sebatas opini subjektif, apalagi dianggap ada rekayasa sistemik pada proses percepatan izin.
Baso menyebutkan bahwa proyek Makassar New Port merupakan investasi dan milik PT Pelindo IV sebagai perusahaan negara yang terbuka luas kepada perusahaan siapapun untuk ikut dalam kegiatan proyek MNP.
“Kenapa hanya Gubernur Sulsel dan perangkatnya yang dilaporkan, tidak mengikutkan PT Pelindo IV selaku pemilik proyek di Makassar New Port,” kata Baso DN, dikutip dalam terbitan Fajar. Selasa, (8/12/2020).
Ia juga menduga bahwa dilapornya Gubernur Sulsel ke KPK penuh dengan kepentingan politik. (Al/Lt)




Komentar