TROTOAR.ID, MAKASSAR — Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk saling memberikan edukasi soal bahaya virus corona, mengingat saat ini angka penularan terus terjadi
“Makassar masih menjadi episentrum penyebaran Covid-19 di Sulawesi Selatan. Seluruh klaster sebaran Covid ini sudah terbentuk di wilayah kita, baik itu klaster hotel, perkantoran, tempat ibadah, wisata, bahkan juga klaster keluarga. Semua kembali harus patuh pada protokol kesehatan, yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” ujarnya.
Hingga pihaknya juga akan memberikan tindakan tegas kepada pihak yang dnegan sengaja melanggaran aturan protokol kesehatan atau mengindahkan UU karantina kesehatan.
Baca Juga :
“Kita tidak mau main-main soal ini, kalau ada yang melanggar kita akan sanksi dia, sebab saat ini kita lebih baik menjaga ketimbang harus mengobati,” jelansya
Bahkan pihaknya juga telah melakukan evaluasi tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Dimana pelanggaran terbesar terjadi pada tahapan kampanye Pilwali.
“Pelanggaran mulai dari tidak menggunakan masker, tidak jaga jarak dan melakukan kerumunan. Debat Calon Wali Kota semua dilakukan di luar Makassar. Itu semata-mata demi pencegahan,” ujarnya.
Dalam rapat ini hadir, sejumlah pengusaha hotel yang tergabung dalam PHRI Kota Makassar, Forkopimda, para camat, serta sejumlah pimpinan OPD Pemkot Makassar (***)




Komentar