DPRD Sulsel

DPRD Papua Barat Daya Belajar Skema Proyek Multiyears di Sulsel

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 05 Mei 2026 12:47

DPRD Papua Barat Daya Belajar Skema Proyek Multiyears di Sulsel

MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Papua Barat Daya melakukan kunjungan kerja ke DPRD Sulawesi Selatan guna mendalami skema penganggaran proyek multiyears serta strategi penguatan fiskal daerah.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Wakil Ketua II DPRD Papua Barat Daya, Fredrik Frans Adolof Marlissa, didampingi Koordinator Badan Anggaran (Banggar) Febry Jein Anjar serta Ketua Komisi III Ir. Max A. Hehanussa.

Dalam pertemuan itu, rombongan menyoroti secara khusus mekanisme pelaksanaan proyek multiyears yang diterapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk sistem pengawasan terhadap proyek bernilai besar.

“Salah satu yang kami dalami adalah sistem proyek multiyears yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk pola pengawasannya, mengingat nilainya bisa mencapai Rp3 triliun,” ujar Fredrik.

Ia menegaskan, studi tersebut penting sebagai referensi bagi Papua Barat Daya dalam merancang kebijakan pembangunan jangka panjang yang tetap akuntabel dan sesuai regulasi.

Selain itu, DPRD Papua Barat Daya juga menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan potensi daerah guna memperkuat kemandirian fiskal.

Upaya ini dinilai krusial untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

“Papua Barat Daya memiliki potensi besar yang perlu digali secara maksimal. Ini penting untuk memperkuat fiskal daerah sekaligus mendukung percepatan pembangunan,” tambahnya.

Ketua Komisi III, Max A. Hehanussa, turut menyoroti posisi strategis Kota Sorong sebagai pintu gerbang utama menuju wilayah Papua.

Menurutnya, peran tersebut harus dimaksimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menarik investasi.

“Kota Sorong adalah pintu masuk Papua. Ini peluang besar untuk mengembangkan sektor ekonomi yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Febry Jein Anjar menekankan pentingnya pengelolaan fiskal yang efektif, khususnya dalam perencanaan proyek jangka panjang seperti multiyears.

Ia memastikan, DPRD akan mencermati secara detail setiap mekanisme pelaksanaan proyek agar tetap transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Dengan total 45 anggota, DPRD Papua Barat Daya berkomitmen terus mengawal arah kebijakan pembangunan daerah agar lebih terukur, transparan, dan berpihak pada kepentingan publik.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen14 Juli 2026 19:01
Komisi E DPRD Sulsel “Kuliti” Dinas Pendidikan, Ribuan Siswa Tak Tertampung di SMA/SMK Negeri
Makassar, Trotoar.id — Komisi E DPRD Sulawesi Selatan melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel menyusul banyaknya ...
Nasional14 Juli 2026 18:13
Walk Out Bupati Gowa di Pusaran Hak Angket, Sidang Pansus Berubah Jadi Arena Benturan Kekuasaan
Gowa, Trotoar.id — Ruang sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa yang awalnya diproyeksikan menjadi panggung klarifikasi, just...
Metro14 Juli 2026 18:02
Makassar Jadi Laboratorium Digital Bansos, 6.000 Agen Disiapkan Awasi Akurasi dan Transparansi
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali mendapat panggung dalam agenda transformasi digital nasional. Kali ini, Kementerian Sosial R...
Metro14 Juli 2026 17:59
Pemkot Makassar Perkuat Mitigasi Bencana, Libatkan 23 Kampus dan Siapkan 23 Ribu Mahasiswa Tangguh
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kian serius memperkuat sistem mitigasi kebencanaan di tengah meningkatnya ancaman banjir, cuaca ekst...