Hari Jadi Tana Luwu, Indah Ziarah Ke Makam Datuk Pattimang dan Raja ke XV Luwu

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 22 Januari 2021 22:07

Hari Jadi Tana Luwu, Indah Ziarah Ke Makam Datuk Pattimang dan Raja ke XV Luwu

TROTOAR.ID, LUWU UTARA — Sehari menjelang puncak Peringatan Hari Jadi ke-753 Tana Luwu (HJTL) dan Peringatan ke-75 Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL), Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, melakukan ziarah ke makam Datuk Patimang dan Raja XV Luwu, Andi Patiware, Jumat (22/1/2021), di Kompleks Makam Datuk Pattimang, Malangke 

Sebelumnya, Indah bersama dengan forkopimda juga berziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) di Kelurahan Kappuna, Masamba.

Selain itu, juga terlihat sekumlah kepala OPD 

Hadir mendampingi Bupati dan Pimpinan DorkopimdanLuwu utara dianyaranya Kadis Kominfo Arief R. Palallo, Kadis Ketahanan Pangan Alauddin Sukri, Kadis Perikanan Muharwan, Kadis Kesehatan Marhani Katma dan Kepala DP2KUM Kasrum.

Ziarah yang dilakukan Bupati, selain sebagai rangkaian kegiatan HJTL/HPRL, juga sebagai momentum pemerintah dan masyarakat untuk menghargai jasa para pahlawan dan para tokoh perjuangan yang ikut berjuang mempertahankan Tana Luwu. Salah satunya yang dikenal dalam peristiwa bersejarah, Masamba Affair. 

“Kita harap ini menjadi momentum strategis bagi Wija to Luwu untuk bersinergi demi terwujudnya Tana Luwu yang Aman dan Sehat, sesuai tema Hari Jadi Luwu tahun ini,” kata Indah.

Indah  berharap, momentum Hari Jadi Tana Luwu dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ini bisa menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan masyarakat Tana Luwu untuk dapat mengambil pelajaran dan menjadikan perjuangan para pahlawan terdahulu sebagai inspirasi yang sangat berharga di kekinian. 

“Saya berharap kita semua dapat mengambil pelajaran, dan mencontohi semangat para pejuang yang telah mendahului kita. Selamat Hari Jadi Luwu dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu,” tutup Indah. 

Dilansir dari situs resmi Kemdikbud, dua makam tersebut, masing-masing makam Datuk Patimang dan Datuk Sulaiman serta makam Raja Luwu XV Andi Pattiware, adalah dua makam yang mempunyai ciri arkeologis yang tinggi. 

Di mana makam ini terdiri dari batu padas berukuran panjang 55 cm, lebar 22 cm, tebal 17 cm, dengan ukuran bangunan panjang 7,60 cm, lebar 5,5 cm, dan tinggi 1,6 cm. Di dalamnya terdapat bangunan makam berukuran panjang 3,48 m, lebar 1,6 m. Tinggi nisan 1,06 m, dan penampang 74 cm. (LH)

Penulis : HL

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional08 Juni 2026 02:16
Pelajar 17 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Usai Jatuh dari Tebing Apparalang
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban jatuh di tebing wisata Apparalang, Desa Lembanna, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupat...
Nasional07 Juni 2026 23:41
Siswa Jatuh di Tebing Apparalang Bulukumba, Operasi SAR Diperluas hingga Radius 3 Mil
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Upaya pencarian terhadap seorang pelajar yang dilaporkan terjatuh dari tebing wisata Apparalang, Desa Ara, Kecamatan Bonto B...
Daerah07 Juni 2026 22:14
Pemkab Luwu Apresiasi Khotmul Qur’an Gabungan Metode Ummi
LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Khotmul Qur’an Gabungan Metode Ummi yang digelar di Ruang P...
Parlemen07 Juni 2026 20:52
Komisi E Dalami Dugaan Intervensi di Balik Mundurnya Kepala Sekolah
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan melalui Komisi E akan segera memanggil Dinas Pendidikan serta sejumlah...