Hari Perlawanan Rakyat Luwu, Anggota DPR Muhammad Fauzi Minta Jaga Sinergitas

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 23 Januari 2021 21:10

Anggota DPR RI Muhammad Fauzi Ikut Menghadiri Perayaan Hari Perlawanan Rakyat Luwu, dan Hari Jadi Tana Luwu, di Masamba, Sabtu 23 Januari 2021
Anggota DPR RI Muhammad Fauzi Ikut Menghadiri Perayaan Hari Perlawanan Rakyat Luwu, dan Hari Jadi Tana Luwu, di Masamba, Sabtu 23 Januari 2021

TROTOAR.ID MAKASSAR – Hari ini, 23 Januari 2021 diperingati sebagai hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-75 dan juga Hari Jadi Luwu ke-753. Semangat juang di momentum ini diharapkan terus hidup dan menjadikan masyarakat Luwu Raya bisa terus bersinergi.

“Pemerintah daerah dan masyarakat di empat kabupaten/kota se-Luwu Raya, harus terus bersinergi dalam menghadapi berbagai persoalan. Salah satu yang paling kekinian adalah bagaimana menghadapi pandemi covid-19 secara bersama,” kata Anggota DPR RI Dapil Sulsel III Muhammad Fauzi.

Baca Juga  Suaib Mansur Buka Sosialisasi Ketaspenan

Menurutnya, forum lintas pemerintah Luwu, Palopo, Luwu Utara dan Luwu Timur perlu dibuat. Sebab, keempat daerah yang berada di kawasan Luwu Raya ini perlu kesamaan visi agar menjadi kekuatan menapaki tiap tantangan.

“Sinergitas tentu akan menjadi kekuatan tersendiri yang pada akhirnya akan memberikan solusi bersama atas segala macam persoalan yang dihadapi. Juga akan berdampak pada soliditas masyarakat yang semakin kuat,” kata Korwil Dapil Sulsel III Bappilu DPP Golkar ini.

Baca Juga  Survei LSI, NasDem Lolos PT Pemilu, Perindo dan PPP Terancam Gugur

Tahun ini, perayaan Hari Jadi Luwu dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu dipusatkan di Kabupaten Luwu Utara. Panitia mengambil tema Sinergi Tana Luwu Aman dan Sehat.

Hari perlawanan rakyat Luwu ditandai dengan serangan para pemuda serentak terhadap kedudukan pasukan Belanda di kota Palopo pada 23 Januari 1946. Sebelumnya, para pemuda memberikan ultimatum agar Belanda meninggalkan Palopo dan menghentikan teror kepada warga.

Baca Juga  19 Pasien Positif Terpapar Virus Corona, Dua Diantaranya WNA

Dalam pertempuran ini, pihak Australia membantu pasukan Belanda dengan melepaskan tembakan-tembakan ke arah Istana Luwu. Belanda juga mendatangkan pasukan bantuan dari Makassar, sehingga mereka berhasil menguasai Palopo.

Para pemuda dipimpin Andi Jemma akhirnya memutuskan melakukan perlawanan dengan metode berpindah-pindah tempat dan tetap menjalankan pemerintahan.

Penulis : Ardi

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Oktober 2026 14:12
Jelang HUT NasDem, Kader DPW dan GPND Sulsel Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai NasDem, kader Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan ...
Politik30 Oktober 2026 13:06
Panggung Musda Golkar Gowa Mulai Terbuka, Lukman B Kady Dijadwalkan Kembalikan Formulir
GOWA, Trotoar.id — Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Gowa mulai memasuki fase krusial. Penjaringan bakal calon resmi dibuka, seme...
Metro29 Oktober 2026 16:27
Jalan Samping Tol Sutami Rusak Parah, Gubernur Sulsel: Balai Jalan Segera Kerjakan Perbaikan
MAKASSAR, Trotoar.id — Kerusakan jalan di sepanjang sisi Tol Ir. Sutami, Makassar, kembali menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat. Aspal dan b...
Politik29 Oktober 2026 15:36
Usman Marham Turun Kawal Musda Golkar Pinrang dan Enrekang, Pastikan Konsolidasi Sesuai Juklak
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar di Kabupaten Pinrang dan Enrekang yang dijadwalkan berlangsung ...