AHY Ingin di Kudeta, Ulla: Startegi Mereka Terbaca, Ketua DPD dan DPC Ditangan AHY

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 04 Februari 2021 19:02

AHY Ingin di Kudeta, Ulla: Startegi Mereka Terbaca, Ketua DPD dan DPC Ditangan AHY

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Upaya pihak eksternal untuk menggulingkan kekuasaan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ketua umum Partai Demokrat mulai dilakukan. 

Bahkan salah satu strategi untuk lengserkan AHY sebagai Ketua Umum PD adalah dengan cara menyusupkan bakal calon Ketua DPD dan DPD untuk bertarung di Musda dan Muscab PD yang akan di gelar pada tahun ini 

Namun rencana tersebut sudah tercium hingga sistem pemilihan pada Musda Partai Demokrat diubah, dan tidak lagi mengacu pada siapa peraih suara terbanyak akan tetapi siapa yang direstui AHY sebagai ketua Umum. 

Baca Juga  Cuma Usman Marham Yang Memenuhi Syarat Ketua Golkar Pinrang

Ketua DPD PD Sulsel, NI’matullah Erbe menyebutkan sistem pemilihan nantinya, DPC mengusulkan nama, yang kemudian nama yang diusulkan diteruskan ke DPP dan DPP yang menentukan Ketua Sekretaris dan Bendahara (KSB) 

“Polanya berbeda dengan pola kemarin, sehingga jika mereka menyusup di Musda dan Muscab saya rasa sulit, sebab penentuan ketua Sekretaris dan Bendahara di tangan Ketua Umum Mas AHY,” Kata Ni’matullah Erbe 

Baca Juga  AHY Diberi Waktu 30 Hari untuk Susun Kepengurusan DPP 2025-2030

Meski demikian, dia juga sudah menginstruksikan kepada seluruh DPC untuk mengantisipasi langkah-langkah yang akan diambil pihak yang ingin merongrong hasil Kongres ke V. 

Dengan tegas dia juga menyampaikan, jika Seluruh Kader PD di Sulsel DPD dan DPC menyatakan mendukung penuh hasil Kongres ke V, dan menolak tindakan-tindakan pihak yang ingin merebut kekuasaan dengan gara-gara naif 

“Kamuli di Sulsel menyatakan harga mati bagi AHY, dan jika ada yang ingin merongrong kepemimpinan AHY kami akan akan melawan, ” Katanya 

Baca Juga  Gabungan Serikat Pekerja Sulsel Nyatakan Dukungan untuk Andalan Hati

Dia juga mengatakan jika dirinya sempat di rayu untuk mengikuti pertemuan di Jakarta, dengan menjanjikan biaya akomodasi dan Transportasi serta uang saku, namun semua iming-iming tersebut ditolaknya 

“Saya di telpon suruh ke jakarta mengikuti pertemuan namun saya cuekin, bahkan saya dijanjikan bahasa transportasi dan uang saku, namun saya cuekin aja kan itu, ” Tugasnya 

Penulis : Demokrat

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional04 November 2026 04:06
Geger Penyadapan Presiden Prabowo, Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka
JAKARTA, Trotoar.id — Kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah petinggi kepolisian mengguncang internal Mabes Polri. Tiga perwira tingg...
Politik03 November 2026 22:04
Hastang Mattanete Pimpin Golkar Pinrang, IAS Bidik Penambahan Kursi pada Pemilu 2029
PINRANG, Trotoar.id — Regenerasi kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Pinrang resmi memasuki babak baru. Hastang Mattanete ditetapkan sebagai Ketua ...
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...