TROTOAR.ID, MAKASSAR — Upaya pihak eksternal untuk menggulingkan kekuasaan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ketua umum Partai Demokrat mulai dilakukan.
Bahkan salah satu strategi untuk lengserkan AHY sebagai Ketua Umum PD adalah dengan cara menyusupkan bakal calon Ketua DPD dan DPD untuk bertarung di Musda dan Muscab PD yang akan di gelar pada tahun ini
Namun rencana tersebut sudah tercium hingga sistem pemilihan pada Musda Partai Demokrat diubah, dan tidak lagi mengacu pada siapa peraih suara terbanyak akan tetapi siapa yang direstui AHY sebagai ketua Umum.
Baca Juga :
Ketua DPD PD Sulsel, NI’matullah Erbe menyebutkan sistem pemilihan nantinya, DPC mengusulkan nama, yang kemudian nama yang diusulkan diteruskan ke DPP dan DPP yang menentukan Ketua Sekretaris dan Bendahara (KSB)
“Polanya berbeda dengan pola kemarin, sehingga jika mereka menyusup di Musda dan Muscab saya rasa sulit, sebab penentuan ketua Sekretaris dan Bendahara di tangan Ketua Umum Mas AHY,” Kata Ni’matullah Erbe
Meski demikian, dia juga sudah menginstruksikan kepada seluruh DPC untuk mengantisipasi langkah-langkah yang akan diambil pihak yang ingin merongrong hasil Kongres ke V.
Dengan tegas dia juga menyampaikan, jika Seluruh Kader PD di Sulsel DPD dan DPC menyatakan mendukung penuh hasil Kongres ke V, dan menolak tindakan-tindakan pihak yang ingin merebut kekuasaan dengan gara-gara naif
“Kamuli di Sulsel menyatakan harga mati bagi AHY, dan jika ada yang ingin merongrong kepemimpinan AHY kami akan akan melawan, ” Katanya
Dia juga mengatakan jika dirinya sempat di rayu untuk mengikuti pertemuan di Jakarta, dengan menjanjikan biaya akomodasi dan Transportasi serta uang saku, namun semua iming-iming tersebut ditolaknya
“Saya di telpon suruh ke jakarta mengikuti pertemuan namun saya cuekin, bahkan saya dijanjikan bahasa transportasi dan uang saku, namun saya cuekin aja kan itu, ” Tugasnya




Komentar