Penerima PKH Tidak tepat Sasaran, Warga Lima Kecamatan di Makassar Mengadu ke Debbi Rusdin

Awal Febri
Awal Febri

Rabu, 10 Februari 2021 20:35

Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sulsel Andi Debbie Purnama Rusdin
Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sulsel Andi Debbie Purnama Rusdin

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menggelar reses masa sidang ke II Tahun 2020/2021. reses yang dilakukan lima kecamatan di kota Makassar 

Pada pertemuan tatap muka, sejumlah warga kota Makassar yang berasal dari lima kecamatan mengeluhkan tidak transparannya persoalan pendataan warga kurang mampu yang dilakukan oleh dinas sosial khusus bagi warga yang akan menerima manfaat bantuan PKH. 

Keluhan tersebut disampaikan warga kepada Anggota Fraksi partai Golkar Debbie Purnama Rusdin saat menggelar reses di lima kecamatan di kota Makassar. 

Salah satu warga yang menghadiri kegiatan reses Debbie Rusdin menyebutkan jika pendataan warga penerima Manfaat oleh TKSK dari dinas sosial tidak transparan,sebab banyak data warga mampu justru dimasukkan kedalam data TKSK.

“Pendataan tentang warga penerima manfaat yang dilakukan oleh tim TKSK dinas sosial tidak transparan, sehingga banyak warga mampu terdaftar sebagai penerima manfaat sehingga meminta agar sistem pendataan dilakukan perbaikan,” ungkap Mursalam, warga Kecamatan Makassar.

Bahkan dikatakan jika pendataan yang dilakukan dinas sosial melalui TKSK tdiak update, bahkan pendataan TKSK masih dilakukan dengan diam-diam dan tidak transparan sehingga banyak warga yang tidak layak menerima manfaat program PKH, terdaftar sebagai penerima. 

“TKSK tak maksimal lakukan pendataan, tidak update. Pihak terkait harus evaluasi TKSK, kalau bisa dilakukan seleksi kembali. Karena banyak bantuan program PKH dan BLT warga, mereka yang berhak tak tersentuh dengan bantuan itu,” kata Saiful warga Kecamatan Wajo.

Selain itu, Sejumlah orang tua murid juga mengeluhkan persoalan zonasi penerimaan siswa, serta kuota paket internet bagi siswa yang melakukan pembelajaran daring paket juga menjadi aduan warga dalam setiap reses Debbie Rusdin.

Serta warga juga meminta kepada Debbie Purna agar kiranya apa yang menjadi aspirasi rakyat tentang bantuan untuk modal usaha bagi pelaku UMKM di tengah pandemi dapat direalisasikan, sebab banyak pelaku UMKM gulung tikar 

“Saya punya usaha kerajinan tangan, membuat bunga hias dari limbah bekas. Saya butuh modal agar usaha saya ini bisa berkembang, sehingga dapat memberdayakan pemuda pengangguran di daerah saya,” harap Sainal.

Apa yang menjadi aspirasi warga dari lima kecamatan selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi untuk dimasukkan dalam program pemerintah provinsi pada tahun anggaran berjalan 

Sebelumnya, Debbie Rusdin menggelar reses di empat kecamatan yakni Kecamatan Tallo, Bontoala, Ujung Tanah dan Wajo. dan Kecamatan Makassar  (**)

Penulis : RLS

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah02 Mei 2026 23:37
Sekretaris Kwarcab Sidrap Buka Musyawarah Ranting Baranti 2026
SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026 di UPT SD Negeri 9 Benteng p...
Metro02 Mei 2026 23:34
Di Pelantikan HDCI, APPI Tawarkan Makassar sebagai Pusat Touring Nasional
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun kegiatan komunitas yang dige...
News02 Mei 2026 23:30
Pesan Wabup Nurkanaah untuk Wisudawan UT: Berikan Kontribusi Terbaik bagi Daerah
SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda Universitas Terbuka Makas...
News02 Mei 2026 23:15
Makassar Tembus Peringkat Nasional Kota Toleran
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional. Di tengah dinamika sosial...