TROTOAR.id—Bupati Kabupaten Jeneponto Drs. H. Iksan Iskandar M.Si menghadiri dan membuka acara pelatihan public speaking dirangkaikan pelantikan pengurus kelompok kerja penyuluh agama (Pokjaluh) oleh Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Ketua Pokjaluh Jeneponto Hj. Fitriani Muddin, S.Ag,.M.Pd dalam laporan menyampaikan bahwa penyuluh agama memiliki peran strategis dalam kehidupan bermasyarakat, setidaknya ada tiga fungsi utama penyuluh yaitu; fungsi Informatif, fungsi edukatif dan konsultatif, serta fungsi advokatif.
“Penyuluh agama sejatinya menjadi leader dalam moderasi agama, selalu menempatkan agama yang moderat, merangkul dan mencerahkan,” ujarnya
Baca Juga :
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kepesertaan pelatihan yang terdiri dari penyuluh fungsional dan penyuluh pra PNS ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri serta kemampuan berbicara di depan publik.
Di samping itu, Iksan Iskandar didampingi ketua tim penggerak PKK kabupaten Jeneponto Hj. Hamsiah Iksan dalam sambutan mengapresiasi kegiatan dan program pokjaluh dalam menjalankan peran di tengah masyarakat, lebih khusus di wilayah kabupaten Jeneponto.
Pokjaluh dinilai memiliki peran strategis untuk mewujudkan visi-misi bupati, salah satu misi yang dimaksud adalah mendorong lahirnya 1.000 hafidz
“Dengan peran yang dimiliki pokjaluh maka saya yakin misi untuk melahirkan 1.000 di daerah yang kita cintai ini bisa diwujudkan,” tutupnya
Di akhir acara Bupati Jeneponto menerima buku dari narasumber Public Speaking Wakil Dekan Fakultas Teknik Industri Universitas Muslim Indonesia DR. Hj. Nursetiawati, M.Ag Phd, dan Ketua Tim Penggerak PKK juga menerima cinderamata dari ketua DWP Kementerian Agama Jeneponto. Dengan dihadiri oleh Pokjaluh Provinsi Sulsel, dan Kepala Kemenag Jeneponto.




Komentar