TROTOAR.ID, MAKASSAR — Bandara Buntu Kunik Tana Toraja Resmi Beroperasi setelah Presiden Joko Widodo Meresmikan Bandara Udara yang digagas di masa Kepemimpinan almarhum Benyamin Bura saat beliau masih anggota DPD RI dan Bupati Amping Situruk untuk mengkaji dari segi survey dan Desaign lalu ditindaklanjuti jaman Pak Theo dalam sebagai Bupati Toraja pada periode 2005-2010
Hingga hal itu menjadi kebanggan bagi masyarakat Kabupaten Tana Toraja, yang bangga akan prestasi yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten
Menanggapi peresmian bandara Buntu Kunik, Anggota DPRD Sulsel dari daerah Pemilihan Sulsel 10 Tana Toraja dan Toraja Utara Jhon Rende Mangontan mengaku bangga atas bandara tersebut
Baca Juga :
“Saya bangga sebagai putra Toraja krn hari ini Toraja mengukir sejarah baru dalam hal peresmian Bandara Toraja yang terletak di Buntu Kunik kecamatan Mengkendek oleh bapak Ir. Joko Widodo Presiden Republik Indonesia,” kata Jhon Rende
Dikatakan dengan kehadiran Bandara tersebut maka jarak tempuh ini ke Kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara, Enrekang, Sidrap, Pinrang dan Mamasa (Sulawesi Barat) cukup singkat
Sehingga kabupaten yang di wilayah tersebut diharapkan bagaimana mempersiapkan konsep perencanaan yang matang dalam menangkap peluang tersebut baik dari Sumber Daya Manusianya maupun Sumber Daya Alamnya demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya.
Dia juga mendorong pemerintah daerah khusus yang terintegrasi dengan bandara tersebut ke depan diharapkan sebaiknya RUTRW masing-masing daerah melakukan pendekatan aksesibilitas yang mengarah ke Bandara Toraja di Buntu Kunik Kecamatan Mengkendek
Langkah tersebut sebagai upaya melakukan terkoneksi sehingga Provinsi dan Pusat harus yang memediasi pembangunan bandara bisa berjalan maksimal terutama dalam Sistem Jaringan Jalan menuju Bandara tersebut.
“Khusus untuk kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara, Enrekang dan Mamasa dlm pendekatan Budaya dan karakteristik alamnya sebaiknya dibuatkan suatu perencanaan yang makro dalam konsep pengembangan pariwisata dapat maksimal karena potensi pengembangan pariwisata dari keempat kabupaten ini tidak diragukan lagi sisa direncanakan dan pengelolaan yang baik, ” Jelasnya
Namun dia menilai ada hal yang tidak kalah pentingnya dilakukan pemerintah Tana Toraja harus kreatif dan berinovasi bagaimana memanfaatkan kekuatan yang ada (Bandara Toraja) ini akan memberikan peluang positif kepada Kabupaten Tana Toraja khususnya dalam menggenjot potensi wisatanya sehingga pengunjung akan berlomba lomba akan berkunjung ke Toraja Untuk melihat dari dekat keunikan alam yang dimiliki Tana Toraja.
Jangan sampai kata dia kehadiran Bandara Tana Toraja cuman sebagai perantara saja tapi bagaimana pemerintah mengajak semua pelaku usaha dan masyarakat untuk mendapat peluang yang positif dari kehadiran bandara.
Bandara Toraja di buntu Kunik kecamatan Mengkendek juga pemerintah dan masyarakat harus menjaga dengan baik dengan tidak merusak kawasan hutan yang ada di sekitar Bandara sehingga selain Bandara Toraja sebagai bahagian kawasan sistem transportasi udara tapi bisa juga sebagai kawasan wisata baru karena posisi bandara di daerah lembah yang diapit oleh gunung sehingga makin cantik dan indah jadi perlu ada kawasan Rest Area Untuk orang berkunjung berwisata tapi tidak merusak lingkungannya.
Sehingga saya sebagai putra Toraja makin yakin akan terjadinya peningkatan kunjungan wisata baik Domestik maupun mancanegara akibat aksesibilitas mempermudah dan memperpendek waktu yang biasanya 7 – 9 jam jarak tempuh ke/dari Toraja sekarang sisa 50 menit saja.
Tapi tidak hanya faktor itu saja pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, pelaku dunia usaha serta masyarakat Toraja tetap harus kerjasama dalam menggali potensi yang ada krn Kalau tidak maka saya yakin tidak akan maksimal kunjungan ke depan.
Intinya bagaimana Toraja menjadi surganya dunia sehingga Toraja akan menarik dan mampu memberikan kontribusi ke negara, provinsi dan daerah serta Mensejahterakan masyarakat dari pariwisata
“Jadi intinya saya bangga dan merasa bahagia atas kehadiran bandara di Toraja yang diresmikan hari ini tapi jgn kita larut tapi kita harus termotivasi Uuntuk berjuang memajukan Toraja menuju Toraja Mala’bi, ” Pungkasnya



Komentar