TROTOAR.id – Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Selatan, Ir. Mohammad Insal U Maha, M.Sc, sebut bahwa penyebab banjir di beberapa ruas jalan di Kota Makassar, disebabkan oleh curah hujan yang relatif tinggi.
Ketika hujan datang mengguyur, tak jarang badan jalan di bawah tol layang, tepatnya di depan Kantor DPRD Makassar menuju arah Universitas Negeri Makassar digenangi air setinggi betis orang dewasa, Seperti pada Selasa 10 Maret 2020, lalu.
Adapun titik-titik rawan banjir yang kerap kali dilaporkan. Yakni, Jalan AP Pettarani, Jalan Urip Sumoharjo tepatnya di depan kantor Gubernur Sulsel, dan Jalan Perintis Kemerdekaan.

Baca Juga :
Di Jalan Talasalapang, Kecamatan Rappocini, genangan air setinggi lutut orang dewasa. Sehingga pengguna sepeda motor tidak disarankan melalui jalan di kawasan yang menghubungkan Jalan Sultan Alauddin dengan perumahan Minasa Upa itu.
Di Jalan Antang Raya, persis di sekitar Pasar Antang, ketinggian air dilaporkan setinggi betis orang dewasa sejak Selasa malam.
Selain itu, sejumlah kawasan permukiman rawan banjir seperti di Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, juga mulai digenangi air.
Hujan lebat, hingga disinyalir buruknya sistem drainase membuat air meluap di pemukiman-pemukiman warga.
“Asal utamanya kan hujan lebat itu kan kira-kira. Karena hujan beturut-turut, kalau hujan cuman satu hari mungkin cepat turun (banjir) tapi kalau hujannya (lama) itu kan. Cuman kita akan perbaiki, saluran-saluran kita perbaiki, dananya kan masuk juga,” ujarnya kepada jurnalis trotoar.id, saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Senin (22/3/2021)




Komentar