Pemkot Makassar

Wali Kota Munafri Tinjau Banjir di Biringkanaya, Siapkan Solusi Permanen Sungai Biring Je’ne

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 10 Januari 2026 22:38

Wali Kota Munafri Tinjau Banjir di Biringkanaya, Siapkan Solusi Permanen Sungai Biring Je’ne

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung meninjau lokasi banjir di Kelurahan Katimbang, Perumahan Kodam III, Kecamatan Biringkanaya, Sabtu sore (10/1/2026).

Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mencari solusi permanen atas persoalan banjir yang setiap tahun melanda kawasan timur kota.

Didampingi Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, Kepala Pelaksana BPBD Makassar M. Fadli Tahar, Camat Biringkanaya Juliaman, serta lurah setempat, Munafri menyusuri titik-titik genangan sambil berdialog langsung dengan warga untuk menyerap keluhan dan masukan di lapangan.

Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menegaskan, peninjauan dilakukan untuk memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat sekaligus merumuskan langkah penanganan banjir yang terukur dan berkelanjutan.

“Saya datang untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan mencari solusi bagi masyarakat. Wilayah ini memang hampir setiap tahun menjadi langganan banjir, sehingga penanganannya harus serius dan menyeluruh,” ujar Munafri.

Baca Juga  LSKP: Secara Umum Pilkada Makassar Berhasil

Berdasarkan hasil pantauan dan keterangan warga, banjir di Perumahan Kodam III dan kawasan Paccerakkang dipicu oleh luapan air kiriman dari Sungai Biring Je’ne akibat tingginya intensitas hujan.

Kondisi tersebut diperparah oleh terganggunya alur aliran air sehingga genangan tidak cepat surut.

Dalam peninjauan tersebut, Munafri menyaksikan langsung genangan air yang menutup badan jalan, menghambat arus lalu lintas, bahkan menyebabkan sejumlah pengendara mogok dan terpaksa mendorong kendaraannya.

“Ini air kiriman dari Sungai Biring Je’ne yang meluap. Kita harus melihat secara detail di mana alurnya tersumbat dan bagaimana jalur air ini bisa diperbaiki agar tidak lagi terperangkap di kawasan permukiman,” jelasnya.

Munafri menambahkan, Pemkot Makassar akan melakukan identifikasi menyeluruh terhadap sistem aliran air, mulai dari hulu hingga ke hilir.

Baca Juga  Resmi di Launching, 17 Unit Mobil Covid Hunter Siap Putus Penyebaran Covid 19

Pemerintah akan memetakan titik-titik penyempitan, sumbatan, serta perubahan fungsi lahan yang berdampak pada berkurangnya daya resap air.

“Ada beberapa jalur yang harus kita pastikan, mulai dari ujung aliran, pembuangannya ke mana, lalu di mana titik penyempitan atau wilayah resapan yang berubah menjadi kawasan pembangunan. Ini akan kita tangani secara komprehensif,” paparnya.

Menurutnya, salah satu opsi yang akan dikaji adalah penataan ulang bahkan pembukaan alur air baru agar debit air tidak lagi terfokus di kawasan permukiman warga.

Mengingat Sungai Biring Je’ne berada di wilayah perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Maros, penanganannya juga membutuhkan koordinasi lintas daerah.

“Mudah-mudahan dari peninjauan ini kita bisa menemukan jalan keluar agar banjir yang setiap tahun terjadi di sini bisa ditangani secara permanen,” tegas Munafri.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Makassar, M. Fadli Tahar, menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat mitigasi banjir di kawasan Sungai Biring Je’ne.

Baca Juga  Azikin Solthan : Gemarikan Diharapkan Perbaiki Gizi dan Tekan Stunting

Salah satunya dengan pemasangan Early Warning System (EWS) sebagai sistem peringatan dini untuk memantau ketinggian dan debit air sungai secara real time.

“EWS ini sangat penting untuk membaca kondisi sungai lebih cepat, sehingga petugas dan masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk bersiap sebelum banjir meluas,” ujar Fadli.

Selain itu, BPBD Makassar juga menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) selama 24 jam di titik-titik rawan banjir.

Tim ini bertugas memantau perkembangan debit air, melakukan asesmen lapangan, serta membantu warga apabila terjadi peningkatan debit air secara signifikan.

BPBD Makassar mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran Sungai Biring Je’ne untuk tetap waspada, mengikuti informasi resmi pemerintah, dan segera melaporkan kondisi darurat demi keselamatan bersama. (*)

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...
Metro02 November 2026 16:25
Disperkim Makassar Targetkan 419 Rumah Rampung, Jadi Kado HUT ke-419 untuk Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program bedah rumah sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasil...