Menanti Kota Makassar Tanpa Tiang Listrik dan Reklame yang Berserakan di Mana-mana

Awal Febri
Awal Febri

Selasa, 23 Maret 2021 22:40

Penampakan kabel listrik dan reklame di Makassar, (int).
Penampakan kabel listrik dan reklame di Makassar, (int).

TROTOAR.id—Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengencangkan berbagai rencana pembangunan. Salah satunya rencana pemindahan seluruh kabel yang melintang, termasuk listrik dan telekomunikasi ke bawah tanah.

Keselamatan masyarakat menjadi berbahaya jika saat hujan apalagi banjir jika kabel listrik tidak dipindahkan. “Kabel bawah tanah itu aman biar banjir,” kata Danny, Selasa, (23/3/2021).

Bahkan Danny sudah memiliki investor untuk proyek tersebut, sehingga beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah menjadi sedikit ringan. “(Investor) Sudah ada  yang berminat soal itu tanpa membebani APBD,” ujarnya.

Bahkan, reklame yang bertebaran di Makassar selama ini akan ditata ulang lantaran dinilai begitu berantakan dan merusak tata kota.

“Penataan reklame. Sekarang kacau, bertumpuk-tumpuk. Iklan dan menara telekomunikasi akan ditata kembali,” ujar Danny.

***

Penulis : Ltf/Ilys

 Komentar

Berita Terbaru
Metro14 Mei 2026 22:12
Pemprov Sulsel Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD atas LKPJ 2025
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD terhadap Laporan K...
Politik14 Mei 2026 22:08
Kaswadi Siap Sambut Konsolidasi Golkar di Soppeng, Target Perkuat Soliditas Jelang Musda
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menyatakan kesiapan penuh menyambut agenda konsolidasi DPD ...
Politik14 Mei 2026 18:02
Usman Marham Ajak Kader Jaga Solidaritas Jelang Musda Golkar Sulsel
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, mengajak seluruh kader untuk tetap menjaga soliditas dan kebersam...
Metro14 Mei 2026 16:47
178 Lapak PKL di Mariso Ditertibkan, Pemkot Makassar Utamakan Pendekatan Humanis
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menertibkan sebanyak 178 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang selama puluhan tahun menempati fasilita...