Begini Upaya Pemkab Sinjai Tekan Angka Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Suriadi
Suriadi

Jumat, 26 Maret 2021 04:20

Begini Upaya Pemkab Sinjai Tekan Angka Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

TROTOAR.id, Sinjai – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak. Bahkan, ini menjadi perhatian khusus bagi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DP3AP2KB Sinjai, Haerani Dahlan mengemukakan, berbagai langkah telah dilakukan untuk mengurangi kasus tersebut, seperti melakukan sosialiasasi sampai ke tingkat desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Sinjai.

Dalam sosialisasi tersebut, pihaknya menggandeng beberapa organisasi termasuk, forum anak.

“Kekerasan perempuan dan anak memang menjadi perhatian kita semua, karena masih sering terjadi baik di lingkungan keluarga maupun dalam pergaulan kehidupan sehari-hari,” ungkap Haerani di Ruang Kerjanya, Jumat (26/3/2021).

Dia mengatakan, bahwa kasus kekerasan perempuan dan anak bukan hanya tanggung jawab DP3AP2K, tetapi hal itu merupakan tanggungjawab kita semua, apakah itu pemerintah, masyarakat, swasta maupun unsur lainnya. Demikian juga kerjasama para orang tua.

“Bagi orang tua yang memiliki anak, tentu saja harus meningkatkan pengawasan dan pengendalian terhadap kegiatan-kegiatan anak, terutama aktivitas diluar rumah apalagi saat ini masa pandemi Covid-19 dan anak-anak kita tidak melakukan pembelajaran di sekolah secara tatap muka,” ujarnya.

Dengan begitu Haerani berharap, peran orang tua agar meningkatkan pengawasan terutama bagaimana memberikan perhatian yang lebih kepada anaknya.

“Jangan sampai anak kita tidak ke sekolah kemudian kita juga sibuk di tempat lain sehingga anak-anak juga melakukan aktivitas yang tentu bisa mengganggu kejiwaaan mereka, seperti pergaulan mereka yang tentu diharapkan tetap bisa terkendali karena jangan sampai potensi untuk kenakalan remaja akan semakin banyak,” kata Haerani.

Asisten III Setdakab Sinjai ini menyebutkan, data korban kekerasan perempuan dan anak pada tahun 2019 hingga 2020 mengalami penurunan untuk kasus anak. Dimana tahun 2019 terlaporkan 42 kasus dan 2020 sebanyak 19 kasus yang terlapor dan menjadi penanganan DP3AP2KB.

Khusus untuk kasus kekerasan terhadap perempuan, jumlahnya pada tahun 2019 dan 2020 itu sama yaitu 18 kasus.

“Kami berharap, kasus ini akan semakin menurun tetapi tentu ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk saling menjaga. Kami mungkin bisa sosialisasi akan hal tersebut dan melakukan edukasi serta mengadvokasi bila ada kasus,” tandasnya. (Irs/Rls/Trotoar)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro09 September 2026 17:17
Appi Bekali 5.000 Maba Bosowa Jadi Pengawas Sosial dan Mitra Pembangunan Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi meminta ribuan mahasiswa baru Universitas Bosowa dan Politeknik Bosowa tidak ...
Daerah09 September 2026 17:14
Cegah Sawah Gagal Panen Saat El Niño, Bupati Sidrap Pastikan Listrik Masuk Sawah Berjalan
SIDRAP, Trotoar.id — Ancaman El Niño dan musim kemarau menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam menjaga produktivita...
Uncategorized09 September 2026 17:09
Bupati Luwu Tegaskan Ormas Bukan Sekadar Penerima Kebijakan, Tapi Mitra Pembangunan
LUWU, Trotoar.id — Bupati Luwu H. Patahudding mendorong organisasi kemasyarakatan (ormas) tidak berhenti sebagai penerima manfaat kebijakan pemerint...
Parlemen09 September 2026 13:42
DPRD Sulsel Sambangi Pertamina, Desak Solusi Kelangkaan BBM dan LPG 3 Kg di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG 3 kilogram yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Makassar mendapat perhatian seri...