Program BPUM di Sinjai Kembali Dilanjutkan Tahun Ini

Suriadi
Suriadi

Jumat, 26 Maret 2021 04:15

Program BPUM di Sinjai Kembali Dilanjutkan Tahun Ini

TROTOAR.id, Sinjai – Di tahun 2021 ini, Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) melanjutkan Program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Produktif Usaha Mikro ( BPUM) sebesar Rp2,4 juta kepada pelaku usaha mikro yang terkena pandemi.

Hal uni diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Sinjai, La Baba Paisal saat ditemui di Ruang Kerjanya, Jumat (26/03/21).

Meski memastikan tahun ini bantuan untuk para pelaku UMKM ini kembali dilanjutkan, namun pihaknya belum mengetahui secara pasti informasi penyaluran bantuan tersebut.

“Berdasarkan hasil pertemuan kami dengan Dinas Koperasi dan UMKM Propinsi Sulsel disampaikan bahwa program bantuan ini tetap dilanjutkan, namun kita masih menunggu jadwal penyalurannya dari pusat melalui bank-bank yang telah ditunjuk,” ujarnya.

La Baba menyebutkan, bahwa hingga akhir tahun 2020 lalu jumlah penerima BPUM di Sinjai mencapai sekitar 11 ribu orang. Sedangkan jumlah pendaftar yang diusulkan mencapai angka 42 ribu lebih.

“Yang kita usulkan berdasarkan data di Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Sinjai ada sekitar 32 ribu pelaku UKM, tapi ada juga data yang masuk dari usulan lembaga lain sehingga data mencapai 42 ribu lebih dan inilah yang diverifikasi di tingkat propinsi dan di pusat,” tuturnya.

La Baba menambahkan bahwa jumlah penerima bantuan BPUM di Sinjai tahun 2020 lalu patut disyukuri sebab Sinjai termasuk urutan kedua terbanyak di Sulsel.

“Mudah-mudahan tahun ini banyak pelaku usaha di Sinjai yang kembali menerima bantuan ini, sebab penetuannya itu ada di pusat melalui verifikasi yang ketat dengan melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” kata La Baba.

Sekedar diketahui, syarat untuk mendapatkan Banpres Produktif ini, yaitu pengusaha mikro yang sedang tidak menerima kredit modal kerja dan investasi dari perbankan, mempunyai nomor induk kependudukan (NIK) dan bukan berasal dari anggota aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, ataupun pegawai BUMN/BUMD. (Irs/Rls/Trotoar)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro09 September 2026 17:17
Appi Bekali 5.000 Maba Bosowa Jadi Pengawas Sosial dan Mitra Pembangunan Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi meminta ribuan mahasiswa baru Universitas Bosowa dan Politeknik Bosowa tidak ...
Daerah09 September 2026 17:14
Cegah Sawah Gagal Panen Saat El Niño, Bupati Sidrap Pastikan Listrik Masuk Sawah Berjalan
SIDRAP, Trotoar.id — Ancaman El Niño dan musim kemarau menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam menjaga produktivita...
Uncategorized09 September 2026 17:09
Bupati Luwu Tegaskan Ormas Bukan Sekadar Penerima Kebijakan, Tapi Mitra Pembangunan
LUWU, Trotoar.id — Bupati Luwu H. Patahudding mendorong organisasi kemasyarakatan (ormas) tidak berhenti sebagai penerima manfaat kebijakan pemerint...
Parlemen09 September 2026 13:42
DPRD Sulsel Sambangi Pertamina, Desak Solusi Kelangkaan BBM dan LPG 3 Kg di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG 3 kilogram yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Makassar mendapat perhatian seri...