Pohon di Bekas Rujab Nurdin Abdullah yang Ditanam pada Zaman Belanda Tumbang

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 02 April 2021 11:19

Pohon tumbang di Kota Makassar, akibat hujan deras disertai angin kencang, pada Jumat dini hari hingga sekarang, (2/4/2021). [Dok: trotoar.id]
Pohon tumbang di Kota Makassar, akibat hujan deras disertai angin kencang, pada Jumat dini hari hingga sekarang, (2/4/2021). [Dok: trotoar.id]

TROTOAR.id—Akibat hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Makassar sejak malam tadi membuat sejumlah pohon tumbang di jalanan, hingga pohon tua di sekitar Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel (nonaktif) Nurdin Abdullah (NA) yang ditanam dari zaman Belanda ikut tumbang, Jumat (2/4/2021).

Beberapa pohon yang tumbang akibat angin kencang, saat ini yang berhasil didata ada di Kota Makassar ada beberapa titik yaitu; Jalan Dangko, Jalan Rajawali, Jalan Raya Pendidikan, dan Taman Macan, dan sekitar Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan.

Baca Juga  Mentan Pulang Kampung, NA "Ngacir" Ke Pinrang

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Imam Hud menyebutkan bahwa ini akibat hujan disertai angin sejak malam tadi.

“Kami minta maaf, Ini harus dipahami, anggota harus terbagi ke beberap tempat kejadian pohon yang tumbang, kemudian peralatan juga yang terbatas jadi kita secepat harapan masyarakat, tapi kami berkerja maksimal,” katanya saat dihubungi.

Baca Juga  Minggu Ceria di Rujab Gubernur Sulsel: Anak-Anak PAUD Bahagia Bermain dan Belajar

Meski bebgitu, Imam Hud tetap berkomitmen untuk bekerja maksimal mengatasi pepohonan yang tumbang.

Ia juga menyebut banyak pohon-pohon dengan segala macam jenis dan ukuran di Kota Makassar ini baik milik pemerintah maupun warga. Menurutnya, perlu menjadi perhatian apalagi banyak pohon yang sudah tua yang dapat mengancam nyawa.

“Makassar ini banyak pohonnya yang sudah tua dan perlu diremajakan, Itu di daerah rumah jabatan Gubernur (Sulsel) seingat saya sudah hampir 4 pohon yang ditanam jaman Belanda itu tumbang, sehingga perlu diawasi dan dirawat karena berbahaya, mengancam nyawa pengendara, Ini menjadi masalah tiap tahun,” kata Imam Hud.

Baca Juga  Bupati Luwu Utara Ajak Warga Galakkan Gerakan Sosial Saat Salat Tarawih

Sehingga ia berharap bahwa peralat tanggap bencana perlu disiapkan di setiap kecamatan, supaya penangannanya dilakukan secara menyeluruh. (Ltf/Trotoar)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Oktober 2026 22:32
Golkar Sulsel Konsolidasikan Kekuatan di Malino, IAS Tekankan Soliditas dan Kesatuan Gerak
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai memperkuat fondasi organisasi di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin (IAS).  Mela...
Parlemen30 Oktober 2026 19:20
Sufriadi Arif Pimpin PSTI Sulsel, Saatnya Bangkit dari Kejayaan Masa Lalu
MAKASSAR, Trotoar.id — Sepak takraw Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Di bawah kepemimpinan Sufriadi Arif, Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PST...
Politik30 Oktober 2026 16:24
Jelang Musda 3 November, Hastan Mattanete Masuk Bursa Ketua Golkar Pinrang
PINRANG, Trotoar.id — Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang mulai memasuki fase krusial. Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) ...
Politik30 Oktober 2026 14:12
Jelang HUT NasDem, Kader DPW dan GPND Sulsel Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai NasDem, kader Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan ...