Wali Kota Tual Temui Warganya yang Dirawat di RS Bhayangkara atas Ledakan Bom Katedral

Suriadi
Suriadi

Senin, 05 April 2021 21:28

Wali Kota Tual bersama rombongannya.
Wali Kota Tual bersama rombongannya.

TROTOAR.id – Wali Kota Tual, Adam Rahayaan kembali menunjukan rasa peduli dan keprihatinan atas musibah yang terjadi di kota Makassar beberapa pekan lalu.

Orang nomor 01 kota Tual itu, dari Kota Tual, Provinsi Maluku ke Makassar, tujuannya melihat secara langsung warganya asal pulau Kei, korban akibat ledakan Bom di Gereja Katedral Makassar. 

Wali kota Tual, tiba di Makassar, didampingi Wakil ketua DPRD kota Tual, Ali Madani serta Kepala Dinas Sosial kota Tual dan beberapa lurah langsung dari Bandara Sultan Hasanuddin menuju RS Bhayangkara Makassar, Senin (5/4/2021).

“Syukur Alhamdulillah saya dan kadis sosial asisten 3 dan tiga lurah menjenguk masyarakat Kota Tual yang menjadi korban bom di Makassar,” ujar Adam usai melihat korban di RS Bhayangkara Makassar.

Politisi PKS itu menuturkan bahwa kehadiranya di kota Daeng pasca mendengar kabar ada warganya yang korban akibat serpihan Bom yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab.

Menurutnya, hal ini juga sesuai rencana rapat koordinasi dengan Forkopimda forum komunikasi umat beragama dan komunitas intelijen daerah.

“Dari hasil itu hari ini kami sudah melaksanakan berjumpa dengan anggota masyarakat Kota Tual yang  di Makassar,” tuturnya.

Sebagai pimpinan daerah, Adam Rahayaan menegaskan sangat mengutuk keras peristiwa yang terjadi sehingga berdampak orang lain menjadi korban.

“Kita mengutuk keras tindakan biadab yang dilakukan oknum tertentu terhadap masyarakat dan manusia yang tidak berdosa. Mudahan-mudahan secepatnya terungkap dengan jaringan-jaringan yang lain supaya tidak membahayakan yang lain dan kita tidak pernah menduga nanti seperti apa lagi kedepan,” tegasnya.

Pada kesempatan ini Wali Kota Adam memberikan bantuan sebagai bentuk uluran tangan dari Pemkot Tual kepada keluarga korban di RS Bhayangkara. Dia berharap agar bantuan tersebut bisa meringankan beban keluarga korban.

“Ada bantuan uang sedikit untuk meringankan beban keluarga yang ada di sini dalam urusan pelayanan dan di sini,” harap Adam.

“Kita hanya berharap dan berdoa mudah mudahan mereka bisa secepat nya sembuh agar yang status mahasiswa yang sudah mau menghadapi ujian skripsi dan lain lain bisa secepatnya dan yang lain bisa sehat sembuh untuk bisa bergabung dengan keluarga sebagaimana biasanya,” sambungnya.

Diketahui, Bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar Minggu, (28/03/2021) lalu. Dari tiga orang warga Maluku Dua diantaranya berasal dari Ohoi (desa, red) Rumaat, Kecamatan Kei Kecil Timur Kabupaten Maluku Tenggara, yakni Valerina Silitubun dan Adelina Selitubun. 

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 Mei 2026 21:53
Pelantikan Ketua KNPI Sulsel Dihiasi Dukungan Tokoh Nasional dan Daerah
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029 m...
Daerah05 Mei 2026 18:09
Evaluasi PAD Triwulan I, Syaharuddin Alrif Instruksikan OPD Akselerasi Penggunaan QRIS
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan un...
Politik05 Mei 2026 17:47
Tiga Ketua Umum KNPI Resmi Lantik Vonny Ameliani Pimpin KNPI Sulsel 2026–2029
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–20...
Metro05 Mei 2026 17:11
Pemprov Sulsel Perkuat Integrasi Pengelolaan SDA Jeneberang, Sidang TKPSDA Bahas Sistem Informasi dan Kolaborasi Nasional
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui Sidang Tim Koordinasi Pen...