Petugas Tutup Cafe Ini Gegara Nekat Jual Miras di Bulan Ramadan

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Jumat, 30 April 2021 22:06

Petugas Tutup Cafe Ini Gegara Nekat Jual Miras di Bulan Ramadan

TROTOAR.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Parepare menutup Cafe Bambu yang berada di Kecamatan Soreang. Kafe tersebut nekat beroperasi dan menjual minuman keras (miras) saat bulan ramadan, Jumat (30/4/2021).

Kasatpol PP Kota Parepare, Muhammad Anzar menyebutkan, penggerebekan yang dilakukan berawal dari adanya keresahan dan laporan dari masyarakat mengenai Cafe Bambu yang masih beroperasi di bulan ramadan. 

Mendapat laporan itu, pihaknya bersama aparat pemerintah Kecamatan Soreang langsung bergerak ke kafe yang beralamat di Jl HM Arsyad Kelurahan Bukit Harapan itu. Satpol PP pun berhasil mengamankan miras tradisional jenis ballo sebanyak 2,5 liter.

“Kafe ini memang selalu kucing-kucingan dengan petugas. Makanya kami langsung tutup, dan saat ini dalam pengawasan petugas. Jika berani buka lagi, maka akan diproses secara hukum,” ungkap Muhammad Anzar kepada wartawan.

Selain itu, Anzar mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar menjaga kondusifitas selama bulan ramadan. Sinergitas pun dilakukan untuk mengurangi potensi adanya gangguan keamanan dan ketertiban.

“Operasi akan rutin petugas lakukan agar masyarakat Kota Parepare bisa menjalankan ibadahnya dengan tenang, aman, dan nyaman,” tegasnya.

Camat Soreang, Dede Harirustaman mengaku, pihaknya telah mengimbau dan mengingatkan seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas yang mengganggu ketentraman dan ketertiban. Olehnya, ia menyayangkan atas adanya kafe yang masih menjual miras di bulan suci ramadan.

Selanjutnya, kata Dede sapaan karibnya, kafe tersebut telah ditutup dan dibuatkan pernyataan kepada pemilik kafe untuk bersedia tidak menjual miras jenis ballo dikemudian hari. 

“Kami sangat berharap dalam melakukan usaha carilah yang sifatnya diberkati oleh Allah SWT. Jangan lupa agar masyarakat senantiasa tetap mematuhi prokes covid-19 yang berlaku salah satunya mematuhi jam malam,” tutupnya. (Adhy/Trotoar)

 Komentar

Berita Terbaru
Terbaring 2 Tahun, Danny Perintahkan Rosmiati Di Rujuk ke RS
Metro06 Mei 2021 00:03
Terbaring 2 Tahun, Danny Perintahkan Rosmiati Di Rujuk ke RS
TROTOAR.ID, MAKASSAR, — Warga kelurahan Rappokalling Kecamatan Tallo, Rosmiati ditemukan tidak berdaya di rumahnya di jalan Rappokalling timur RW 01...
Penetapan Rencana Kerja (Renja) Danny Harap Konsistensi Pelaksana
Metro06 Mei 2021 00:01
Penetapan Rencana Kerja (Renja) Danny Harap Konsistensi Pelaksana
TROTOAR.ID, MAKASSAR, — Penetapan Rencana Kerja (Renja) DPRD Kota Makassar tahun anggaran 2022 yang ditetapkan oleh Ketua DPRD diharapkan berjalan k...
Pemudik Dipastikan Tak Bisa Melintas di Bantaeng
Daerah05 Mei 2021 23:57
Pemudik Dipastikan Tak Bisa Melintas di Bantaeng
TROTOAR.ID, BANTAENG -- Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama unsur Forkopimda akan memperketat pengawasan di dua titik penyekatan untuk menghalau pem...
4.327 Personil Gabungan Akan Tahan Pemudik di Sulsel
News05 Mei 2021 21:47
4.327 Personil Gabungan Akan Tahan Pemudik di Sulsel
TROTOAR.id, Makassar – Mengenakan seragam Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman...