Wabup Suaib Mansur Minta Sosialisasi Prokes Dimasifkan di Kegiatan Buka Bersama

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 08 Mei 2021 18:22

Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansyur
Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansyur

TROTOAR.ID, LUWU UTARA –– Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur, meminta Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 untuk tidak lengah dan tetap bergerak melakukan sosialisasi protokol kesehatan (protkes) dengan ketat dan masif, terutama dalam kegiatan buka bersama (bukber) di tempat-tempat keramaian, seperti di café, warkop, dan warung-warung makan.

Meski seluruh kecamatan kini zona hijau, tapi kondisi tersebut tidak boleh membuat lengah dan melonggarkan protokol kesehatan. Justru harus semakin meningkatkan kewaspadaan, dan tetap menjaga Luwu Utara bersih dari COVID-19.

“Terkait pembatasan buka bersama, mohon perhatian teman-teman, baik Satpol PP maupun Satgas untuk terus memantau aktivitas bukber di beberapa tempat keramaian,” kata Suaib, Jumat (7/5/20210, di Masamba.

Menurut dia, perlu sosialisasi protokol kesehatan yang lebih ketat dan intensif di beberapa tempat keramaian yang berpotensi menimbulkan penularan COVID-19.

“Sosialisasi ini sangat dibutuhkan saat ini, minimal dengan sosialisasi protokol COVID-19 di tempat-tempat seperti café, warkop dan warung makan,” kata dia.

Dia pun meminta agar hal tersebut menjadi perhatian bersama untuk segera ditindaklanjuti.

Tak hanya itu, Wabup Suaib Mansur juga meminta seluruh Camat dan Kepala Desa untuk terus melakukan pemantauan di posko-posko PPKM skala mikro baik di desa maupun kelurahan, dengan mengedepankan fungsi-fungsi pencegahan, penanganan, dan pembinaan.

“Para Camat dan Kepala Desa agar tetap memantau posko-posko desa yang sudah diaktifkan,” pintanya.

Senada Wabup, Juru Bicara (Jubir) Satgas COVID-19, Komang Krisna, juga berharap adanya pembatasan aktivitas masyarakat, termasuk penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat yang memang selama ini menjadi pusat perkumpulan orang dalam mengadakan sebuah kegiatan, seperti warkop, café dan warung makan.

“Walaupun Luwu Utara saat ini belum ada lagi kasus aktif COVID-19, tapi penerapaan protokol kesehatan tidak boleh longgar di manapun kita beraktivitas,” sebut dia.

Terkait pengaktifan posko penanganan COVID-19 di tingkat desa dan kelurahan, ia sangat mendukung hal tersebut, karena pergerakan orang yang masuk ke wilayah desa dapat diketahui sedini mungkin, sehingga memudahkan dilakukannya fungsi-fungsi pencegahan, penanganan dan pembinaan.

“Saya kira ini adalah langkah kongkrit yang harus kita lakukan, yaitu mengaktifkan posko-posko penanganan COVID-19 di tingkat desa dan kelurahan, sehingga pendatang yang masuk ke wilayah kita dapat kita ketahui sedini mungkin dan pendatang tersebut harus benar-benar dinyatakan sehat, dan bebas dari COVID-19,” tandasnya. (LH)

Penulis : Lh

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah03 Mei 2026 20:48
Bupati Sidrap Apresiasi Peran Gemes Squad dalam Memajukan Ekonomi Kreatif Lokal
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (Anniversary) ke-5 Gemes Squad di La...
Metro03 Mei 2026 17:16
Munafri: Muslim Life Fair Jadi Momentum UMKM Naik Kelas di Makassar
Walikota .akadsar, Munafri Arifuddin...
Metro03 Mei 2026 16:29
Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Wali Kota Munafri Kerahkan Tim ATS Jemput Siswa Kembali Sekolah
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan bagi selur...
Daerah03 Mei 2026 14:55
TP PKK Sulsel Gelar Rakor, Bahas Program Pokok dan Persiapan Agenda Nasional 2026
JENEPONTO, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan fokus pada penguatan pelaksanaan progr...