Pemkab Gowa Salat Gerhana Bulan di Masjid Agung Syekh Yusuf

Suriadi
Suriadi

Rabu, 26 Mei 2021 18:23

Gerhana Bulan.
Gerhana Bulan.

TROTOAR, Gowa—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa akan menggelar salat Gerhana Bulan di Masjid Agung Syekh Yusuf Jalan Masjid Raya Sungguminasa, Rabu (26/5) malam.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, H. Syamsuddin Bidol mengatakan sebelum pelaksanaan Shalat Gerhana Bulan atau khusuf terlebih dahulu akan dilakukan pemantauan di pelataran Masjid Agung Syekh Yusuf.

“Ini untuk melihat apakah gerhana sudah mulai baru kita laksanakan shalat. Dan mungkin kita laksanakan dulu shalat Isya sebelum Shalat Gerhana Bulan,” kata H. Syamsuddin saat dikonfirmasi.

Setelah itu kata H. Syamsuddin Bidol, akan dilanjutkan dengan khutbah Gerhana yang akan dibawakan oleh salah seorang Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Ketua Asosiasi Dosen Ilmu Adab Se-Indonesia, Prof Barsihan Noor.

“Sementara untuk imam Shalat Gerhana yaitu Ust. H. Muh. Sadli Musthafa, beliau Peneliti Balitbang Agama Makassar & Pembina Ponpes Tahfidz Al Quran Al Imam Ashim Makassar & Pembina Ponpes Nadhatul Qurra Wal Huffaz Pannampu Makassar,” lanjutnya.

Selain itu, pelaksanaan Shalat Gerhana Bulan ini akan tetap menerapkan Protokol Kesehatan, seperti menjaga jarak, jamaah wajib memakai masker dan sebelum masuk mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

“Ini tetap kita laksanakan, karena ini sudah menjadi protap di Masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Kami juga mengajak seluruh imam-imam untuk melaksanakan Salat Gerhana di masjid masing-masing dan memperbanyak dzikir,” harapnya.

Sementara itu, dilansir dari Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar dijelaskan bahwa Gerhana Bulan adalah fenomena langit yang terjadi ketika posisi bumi berada di antara matahari dan bulan. 

Cahaya matahari terhalangi bumi, sehingga tidak semua sinar matahari sampai ke bulan dan gerhana bulan terjadi pada fase bulan purnama. Pada tahun ini, Gerhana Bulan Total (GBT) akan  ini menjadi menarik karena fenomena ini beriringan dengan terjadinya Perigee yaitu posisi bulan berada pada jarak terdekatnya dengan bumi. Hal ini menyebabkan ukuran bulan terlihat lebih besar 13,77% dibandingkan posisi bulan pada titik apogee. 

Selain itu, tingkat kecerlangan bulan menjadi 15,6% lebih terang dibandingkan dengan keadaan rata-rata, serta 29,1% lebih terang dibandingkan ketika posisi apogee.

Ilustrasi Gerhana Bulan Selama gerhana, bulan akan tampak berwarna merah darah, Sehingga GBT kali ini dinamakan, Super Blood Moon.

Berikut Niat salat Gerhana Bulan 

أُصَلّيْ سُنَّةَ الْكُسُوْفِ / الْخُسُوْفِ  رَكْعَتَيْنِ سُنَّةً للهِ  تَعَالَى

Terjemahan: “Niat shalat sunnah gerhana matahari atau bulan dua rakaat karena Allah Swt,”.  (Adhy/Lutf)

 Komentar

Berita Terbaru
News21 Juni 2021 23:42
Kunjungi TPI Sumpang, Andi Ina Ingatkan Protokol Kesehatan
Trotoar.id, Barru -- Ketua dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel Andi INa Kartika Sari melakukan meninjau proses rehabilitasi bangunan Tempat P...
News21 Juni 2021 22:54
Lengkap dengan para Widyaiswara, Kepala BPSDM Sulsel Temui Bupati Luwu Utara
Lengkap dengan para Widyaiswara, Kepala BPSDM Sulsel Temui Bupati Luwu Utara...
News21 Juni 2021 22:49
Budi Hastuti Sosialisasikan Perda Tentang Kesehatan
Trotoar.Id, Makassar - Anggota DPRD Kota Makassar, Budi Hastuti menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2009 tentang pelayanan ke...