Ingin Tingkatkan Produksi Pertanian, Azikin Solthan Wajibkan Kementan Distribusikan Alsintan ber-SNI

Suriadi
Suriadi

Rabu, 02 Juni 2021 18:59

Ingin Tingkatkan Produksi Pertanian, Azikin Solthan Wajibkan Kementan Distribusikan Alsintan ber-SNI

Trotoar.id, Jakarta — Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azikin Solthan meminta kepada Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian untuk menyalurkan alat mesin pertanian (Alsintan) berstandar Nasional Indonesia (SNI).

Hal itu diungkapkan mantan Bupati Bantaeng dua periode ini dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan eselon I Kementan di DPR RI, Rabu, 2 Juni 2021.

Dia mengatakan, Kementan saat ini terus berupaya mendorong peningkatan produksi pertanian dengan menyalurkan Alsintan di berbagai daerah di Indonesia. Sayangnya, dalam penggunaannya, banyak Alsintan yang terbengkalai karena mengalami kerusakan.

“Pada 2020, BSN telah menerapkan SNI untuk industri
Alsintan (walaupun penerapannya masih sukarela),” kata dia.

Dia juga menanyakan kepada Dirjen PSP yang melakukan kegiatan penyediaan Alsintan telah menjamin dapat mengurangi kerusakan pada alsintan yang tesebar di Indonesia.

“Apakah Dirjen PSP yang menjalani kegiatan penyediaan alsintan memiliki tindakan dan jaminan tersendiri yang dapat membantu mengurangi masalah kerusakan pada alsintan yang dimiliki oleh para petani?” kata dia.

Azikin Solthan yang bertindak sebagai juru bicara fraksi Gerindra kembali mengingatkan agar Kementan melakukan upaya pendampingan, penyuluhan, maupun sosialisasi kepada petani dan pemangku kepentingan lainnya. Kepentingan itu terkait dengan program dan kegiatan, penerapan inovasi dan teknologi pertanian.

“Ini dalam rangka peningkatan kapasitas SDM pertanian oleh
sebab itu sekretariat jenderal harus dapat meningkatkan anggaran sosialisasi sehingga semua informasi pertanian akan sampai kepada petani,” jelas dia.

Azikin Solthan juga mempertanyakan tentang strategi pengembangan hortikultura yang telah disampaikan Ditjen Hortikultura.

Dia berharap, strategi yang diungkapkan oleh Dirjen Hortikultura itu bisa menjamin atas kualitas sarana produksi pertanian, ketersediaan maupun harga.

“Apakah strategi ini bisa menjamin?,” kata dia.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI awal minggu ini menyebutkan Kementerian Pertanian tengah mengembangkan upaya pemulihan ekonomi nasional. Program ini bertemakan Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural.

Upaya pemulihan ini dilandaskan pada prioritas nasional yakni memperkuat ketahanan ekonomi; peningkatan ketersediaan, akses dan kualitas konsumsi pangan serta peningkatan nilai tambah lapangan kerja dan investasi sektor riil dan industrialisasi.

“Hal ini dilandasi atas lima program Kementam yakni program ketersediaan, akese dan konsumsi pangan; program nilai tambah dan daya saing industri; program riset dan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi; program pendidikan dan pelathan vokasi serta program dukungan manajemen,” papar Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Kasdi Subagyono, akhir pekan lalu.(*)

Penulis : Eka

 Komentar

Berita Terbaru
Metro16 Agustus 2026 18:39
70 Paskibraka Makassar Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di Karebosi
MAKASSAR, Trotoar.id — Sebanyak 70 pelajar terbaik Kota Makassar resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota ...
Metro16 Agustus 2026 18:36
Jelajah Sampah Titik ke-14, Appi-Melinda Ajak Warga Mulai dari Rumah
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan sampah di Kota Makassar tidak akan selesai hanya dengan menambah armada pengangkut atau membersihkan jalan dan ling...
Politik16 Agustus 2026 17:00
IAS Siapkan Plt Ketua Golkar di Sejumlah Daerah, Konsolidasi Kabupaten/Kota Mulai Dikebut
MAKASSAR, Trotoar id — Setelah terpilih memimpin DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2026–2031, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mulai menata...
Metro16 Agustus 2026 11:14
Berkostum Ala Bung Karno, Andi Sudirman Bawa Semangat Kemerdekaan Turun ke Jalan Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Minggu pagi di Kota Makassar terasa berbeda. Jalanan yang biasanya dipenuhi kendaraan berubah menjadi panggung terbuka untuk ...