Categories: News

Diduga Gegara Proyeknya Diprotes, Oknum Pegawai PDAM Hantam Warga

TROTOAR, MAKASSAR—Dikabarkan oknum pegawai PDAM Kota Makassar telah melakukan pengeroyokan terhadap warga di lokasi Kompleks PDAM Jalan Dr Ratulangi Kelurahan Mangkura, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, pada Rabu 2 Juni 2021.

1.Kronologi versi warga

Bermula dari adanya pengangkut material proyek pembangunan sarana olahraga yang terletak di ujung kompleks PDAM Kota Makassar. 

Sebelum dikerjakan, warga dan pihak PDAM sempat bersepakat agar pengakutan material proyek hanya sampai pukul, 18.00 Wita karena di lokasi itu padat penduduk.

Tetapi pada faktanya, pengangkutan material dilakukan sampai pukul, 23.00 Wita. Mobil truk masih beraktivitas di lokasi, sebagaimana disebutkan oleh warga, Akbar Busthami.

Karena perjanjian batas aktivitas proyek dilanggar, sehingga warga menghadang atau menghentikan pengerjaan itu.

Selain itu, penyebab lain, kata Akbar, karena warga protes atas pembangunan ruang terbuka hijau yang mengakibatkan banjir pada kompleks warga.

Dari masalah itu, Akbar Busthami mengaku dipukul oleh  pegawai PDAM, sehingga memicu memar dan bercak merah serta luka bengkak di dahinya.

“Saya dipukul oleh beberapa oknum pegawai PDAM Kota Makassar sehingga dahi saya bengkak, dan mata kanan saya tidak berfungsi dengan baik karena luka memar dan bercak merah,” kata Akbar seperti beredar di media.

Mustajab (47), juga mengaku korban dari pengeroyokan itu mengakibatkan cedera pada lutut dan mulut.

2.Tanggapan pihak PDAM

Dikonfirmasi Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar, Anugrah Alkautzar Hambali mengatakan bahwa siapa yang tidak marah kalau kantornya diserang duluan.

“Sebenarnya ini persoalan karena warga duluan yang datang menyerang malam-malam, bahkan ada yang bawa parang,” ujarnya.

Sementara pemukulan itu dibenarkannya, “Jadi semua itu karena spontanitas karyawan. Siapa yang tidak marah kalau kantornya di serang,” tuturnya, Kamis 3 Juni 2021, kepada Jurnalis Media Trotoar.

Ia juga menjelaskan bahwa kejadiannya itu pada Selasa, 1 Juni 2021 malam. Kemudian besoknya pada Rabu, 2 Juni 2021 siang, pihak PDAM mendatangi warga untuk memediasi.

“Besok pagi kita datang mediasi cuman susah dibendung emosinya karyawan,” kuncinya.

(Al/Ltf)

Awal Febri

Share
Published by
Awal Febri

BERITA TERKAIT

Pelantikan Ketua KNPI Sulsel Dihiasi Dukungan Tokoh Nasional dan Daerah

MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi…

2 jam ago

Evaluasi PAD Triwulan I, Syaharuddin Alrif Instruksikan OPD Akselerasi Penggunaan QRIS

SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola…

6 jam ago

Tiga Ketua Umum KNPI Resmi Lantik Vonny Ameliani Pimpin KNPI Sulsel 2026–2029

MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)…

6 jam ago

Pemprov Sulsel Perkuat Integrasi Pengelolaan SDA Jeneberang, Sidang TKPSDA Bahas Sistem Informasi dan Kolaborasi Nasional

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui…

7 jam ago

Sidrap Kian Dekat Jadi Ibu Kota Angin Nasional, Investor Jerman Siap Bangun PLTB 100 MW

SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menarik perhatian investor global di sektor energi…

7 jam ago

Terima Audiensi Kawan UMKM, Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung MULIA EXPO 2026

MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Komunitas Kawan UMKM…

8 jam ago

This website uses cookies.