Anggota DPRD Makassar: Satgas Covid Hunter Seperti Judul Film

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Sabtu, 05 Juni 2021 17:24

Anggota DPRD Makassar, Yeni Rahman, (Dokpri).
Anggota DPRD Makassar, Yeni Rahman, (Dokpri).

TROTOAR, MAKASSAR—Satuan Tugas atau Satgas Covid Hunter mulai bekerja hari Jumat, 4 Juni 2021.

Setelah Pemerintah Kota Makassar resmi meluncurkan program ketiganya dari Makassar Recover pada hari itu juga.

Program Covid Hunter ini ditanggapi oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yeni Rahman S. Si. 

Anggota Komisi D ini menyebut  program ini seperti judul film saja, “Hunter”.

Tetapi dalam bahasa inggris, Hunter artinya ‘pemburu’. Kata dia, lalu pemerintah mau memburu apa? Sementara sudah ada Satgas Pengurai Kerumunan (Raika), dan Detektor.

“Covid Hunter itu kan bahasa inggris artinya ‘pemburu’, apa mau diburu? Tapi Mirip juga dengan judul film ‘Hunter’,” tuturnya, Sabtu, 5 Juni 2021. Serial ini dahulu nge-hits banget di kalangan generasi 80 hingga 90-an. Serial detektif ini berjudul Hunter, yang pertama kali tayang di NBC tahun 1984 hingga 1991. Di Indonesia sendiri, serial detektif Hunter tayang di TVRI.

Sehingga ia meminta Pemerintah Kota Makassar agar menjelaskan kepada khalayak agar diketahui dan dipahami apa yang menjadi tugasnya masing-masing sehingga publik tak kebingungan.

“Pemerintah harus jelaskan, apa tupoksi dari ketiga satgas yang telah dibentuk ini, yakni Satgas Raika, Detektor, dan Hunter Covid. Supaya masyarakat juga paham,” tuturnya.

Sementara itu, Yeni Rahma juga mengaku belum mengetahui berapa anggaran yang ditelan oleh ketiga Satgas yang dibentuk oleh Wali Kota Makassar melalui ‘Makassar Recovery’.

Selain itu, Ketua Komisi D Wahab Tahir dari partai Golkar mengatakan bahwa, “Itu satgas gabungan. Tapi ujung tombaknya para tenaga kesehatan (Nakes). Tapi proses di lapangan melibatkan Satpol PP, Polisi, dan TNI. Tugas pokok mereka 3 T yakni; Tresting, Testing, dan Tracking,” kata Wahab.

Atas nama kesehatan dan keselamatan masyarakat Makassar, kata Wahab. Ia mendukung penuh langkah pemerintah Kota.

Ia menjelaskan, kalau ada orang berpotensi terpapar virus C-19 maka yang pertama melakukan tindakan adalah Satgas Covid Hunter dan selanjutnya akan melakukan tindakan lanjutan, Apakah isolasi mandiri atau ke RS.

“Seperti itu yang saya tangkap pada saat peluncuran covid hunter Dimohon kepada seluruh masyarakat Kota Makassar agar tetap patuh pada prokes agar kita semua terhindar dari virus tersebut,” ungkapnya.

Kata Wali Kota Makassar

Trotoar.id
Satgas Covid Hunter

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto mengatakan Satgas Covid Hunter Makassar ditugaskan untuk memburu warga yang suspek hingga terkonfirmasi Covid-19 di Makassar. 

Saat Satgas Hunter bertugas, kata dia, ini akan membawa mobil yang telah dilengkapi dengan peralatan medis.

Danny telah menyiapkan mobil Covid Hunter yang telah disiapkan untuk memburu warga yang suspek hingga terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 17 unit mobil.

“Mobil Covid Hunter ada 15 unit dan ada 2 unit mobil pengendali. Jumlah 17 unit semua,” kata Danny di Tribun Lapangan Karebosi, Jalan Jendral Ahmad Yani, Makassar. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah25 Juni 2021 17:49
Ini Harapan Anak-anak WBP LPKA Kelas II Maros
Trotoar.id, Bulukumba -- Anak-anak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II di...
Daerah25 Juni 2021 17:45
TP PKK Luwu Kunjungi Korban Kebakaran di Cimpu
Trotoar.id,, Bulikimba – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Luwu, Hayarna Basmin bersama rombongan mengu...
News25 Juni 2021 17:13
Besok Musda Sinjai Di Buka, TP, Kader Golkar Segel Kantor dan Boikot Musda
Trotoar.id, Sinjai -- Dinamika politik Partai Golkar Kabupaten Sinjai jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) semakin memanas, dimana sejumlah ka...
News25 Juni 2021 14:58
85 Anggota DPRD Ikuti Bimtek Pengelolaan Keuangan
Trotoar,id, Makassar -- 85 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel menghadiri kegiatan Bimbingan teknis tentang, pengelolaan keuangan paj...