Adakan LSG Di Lutra, BMKG : Untuk Tingkatkan Kesiapsigaan Masyarakat

Suriadi
Suriadi

Rabu, 30 Juni 2021 16:54

BMKG Wilayah IV Makassar rencananya akan menggelar Sekolah Lapangan Geofisika (SLG) di Luwu Utara. Selain mengedukasi masyarakat terkait mitigasi bencana, juga untuk meningkatkan kesiapsiagan masyarakat saat menghadapi bencana alam.
BMKG Wilayah IV Makassar rencananya akan menggelar Sekolah Lapangan Geofisika (SLG) di Luwu Utara. Selain mengedukasi masyarakat terkait mitigasi bencana, juga untuk meningkatkan kesiapsiagan masyarakat saat menghadapi bencana alam.

Trotoar.id, Masamba — BMKG Wilayah IV Makassar rencananya akan menggelar Sekolah Lapangan Geofisika (SLG) di Luwu Utara. Selain mengedukasi masyarakat terkait mitigasi bencana, juga untuk meningkatkan kesiapsiagan masyarakat saat menghadapi bencana alam.

Hal itu disampaikan langsung oleh Subkoordinator Pengumpulan dan Penyebaran Data BBMKG Wilayah IV Makassar, R Jamroni saat menemui Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani di ruang kerjanya. Rabu (30/06/202)

SLG tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, serta membangun kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam seperti gempabumi banjir bandang dan bencana alam lainnya.

“Tahun ini hanya dua daerah kita gelar SLG, di Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan dan Toli-toli Sulawesi Tengah,” kata Sub koordinator Pengumpulan dan Penyebaran Data BBMKG Wilayah IV Makassar, R Jamroni.

Jamroni menambahkan, salah satu alasan di Gelar di Luwu Utara karena dinilai sebagai daerah yang memiliki potensi bencana yang cukup kompleks, sehingga selain upaya pencegahan masyarakat juga harus tahu apa saja yang harus dilakukan saat bencana alam terjadi.

“Selain membangun sikap dan budaya tangguh, SLG juga bertujuan untuk menguatkan koordinasi antara Stasiun Geofisika BMKG di daerah sebagai perpanjangan tangan BMKG Pusat dengan berbagai pihak terkait di daerah, serta menguatkan peran BPBD sebagai simpul utama rantai komunikasi di daerah dalam memberikan informasi dan arahan yang benar kepada masyarakat dan SKPD terkait peringatan dini potensi terjadinya bencana,” jelasnya.

” Juga membangun kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Harusnya bulan ini SLG kita sudah gelar, tapi melihat perkembangan kasus covid untuk sementara kita tunda sampai situasi memungkinkan,” Sambung Jamroni.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menyambut baik kegiatan BMKG tersebut. Menurutnya memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait mitigasi, peringatan dini dan kesiapsiagan bencana sangat penting.

“Karena masih banyak masyarakat yang abai dengan peringatan dini padahal itu sangat penting. Harusnya kesiapsiagaan masyarakat harus ditingkatkan saat ada peringatan dini,” kata Indah.

Bupati perempuan pertama di Sulsel itu menambahkan, SLG sangat dibutuhkan didaerah yang rawan bencana termasuk Luwu Utara. “Kita harap situasi pendemi ini secepatnya membaik, agar kegiatan ini bisa terlaksana, dan tentunya pemda Lutra mensupport kegiatan ini,” pungkasnya. (*)

Penulis : LH

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah13 Juni 2026 20:07
Bupati Barru Ajak Semua Pihak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
BARRU, TROTOAR.ID — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mendukung penuh pel...
Metro13 Juni 2026 19:06
TP PKK Sulsel Fasilitasi Ratusan Perempuan Vaksinasi HPV Gratis
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Kesehatan menggelar Se...
Metro13 Juni 2026 18:59
Wali Kota Makassar Buka Turnamen Padel IKAPTK, Tekankan Sportivitas dan Kebersamaan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka Turnamen Padel Ikatan Keluarga Besar Alumni Pendidikan Tinggi Kep...
Metro13 Juni 2026 18:54
Akademisi Apresiasi Program “Pete-pete Laut”, Dinilai Perkuat Akses dan Pemerataan di Kepulauan Makassar
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Program transportasi laut gratis “Pete-pete Laut” yang diinisiasi Pemerintah Kota Makassar mendapat apresiasi dari kalang...