DAK Fisik Sinjai Terbesar di Sulsel dengan Jumlah Rp236,14 M, Bappeda Lakukan Monitoring dan Evaluasi Triwulan Ke-II

Awal Febri
Awal Febri

Selasa, 06 Juli 2021 17:47

Sekda Sinjai bersama Kepala Bappeda Sinjai. (Dok: Kominfo)
Sekda Sinjai bersama Kepala Bappeda Sinjai. (Dok: Kominfo)

TROTOAR.ID, SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) melaksanakan Rapat Monitoring dan Evaluasi Dana Alokasi Khusus (DAK) triwulan ke II bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai,  Selasa (06/7/21).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Sinjai Akbar, dan dihadiri oleh Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sinjai Anas Fazri,  Kepala Bappeda Irwan Suaib dan para Kepala Perangkat Daerah pengelola DAK.

Sekda Sinjai Akbar mengatakan bahwa penggunaan anggaran dan realisasi fisik yang bersumber dari DAK fisik pada prinsipnya hingga bulan juli ini masih ada beberapa OPD  mempersiapkan tender dan tanda tangan kontrak. 

Baca Juga  Meriahkan Pesta Panen, Bupati Luwu Utara Ikut Balap Ojek Gabah

Meski demikian dari hasil rapat monitoring ini seluruh OPD akan merampungkan kontrak sebelum tanggal 21 juli 2021 yang merupakan batas akhir yang ditentukan oleh Kementerian Keuangan. 

“Berdasarkan Permenkeu bahwa tanda tangan kontrak kegiatan dana DAK tidak boleh melewati batas waktu tanggal 21 Juli 2021, dan Insya Allah semua OPD siap melaksanakan ketentuan tersebut dan prosesnya dapat berjalan sesuai waktu yang ditentukan,” katanya.

Sementara itu,  Kepala Bappeda Sinjai Irwan Suaib menyampaikan bahwa rapat monitoring ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian kinerja kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik yang bersifat fisik maupun non fisik hingga triwulan II tahun 2021.

Baca Juga  Dalam Memaksimalkan Kabupaten Layak Anak, Begini Penekanan Irwan Suaib

“Tujuan dari rapat  ini kita melakukan evaluasi dan monitoring tentang bagaimana kemajuan dan juga mengetahui kendala apa yang dihadapi serta upaya apa yang telah ditempuh dalam menyikapi kendala setiap kinerja kegiatan OPD, ini yang perlu kita ingatkan kepada teman-teman dari pengelola DAK terutama dengan aturan dari pemerintah pusat bahwa paling lambat tanggal 21 Juli 2021 itu batas waktu tanda tangan kontrak dan penginputan di aplikasi Om Span,” jelasnya. 

Baca Juga  Sidrap Rapatkan Barisan, Rumuskan Stabilitas Harga Telur Ayam Ras

Irwan menambahkan, pelaksanaan kemajuan kegiatan fisik sampai dengan tanggal 30 juni 2021 sebesar 45,90 % dan kemajuan keuangan sebesar 8,68 %. Sedangkan untuk kemajuan kegiatan non fisik sebesar 51% dan kemajuan keuangan sebesar 24,10 %.

Sekedar diketahui jumlah DAK fisik yang digelontorkan ke Kabupaten Sinjai merupakan yang terbesar di Sulsel dengan jumlah anggaran senilai Rp 236,14 miliar. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen28 Oktober 2026 20:49
Perjuangkan Hak Daerah atas Keuntungan Tambang, Pansus DPRD Sulsel Temui Kementerian ESDM
JAKARTA, Trotoar.id — Sulawesi Selatan tidak boleh hanya menjadi wilayah eksploitasi sumber daya alam tanpa memperoleh manfaat yang optimal bagi pem...
Metro28 Oktober 2026 20:34
Naoemi Octarina Dukung Sekolah Rakyat, Perkuat Akses Pendidikan dan Masa Depan Anak
MAKASSAR, Trotoar.id — Pendidikan menjadi salah satu kunci untuk memutus mata rantai ketimpangan sosial dan membuka peluang masa depan yang lebih ba...
Daerah28 Oktober 2026 17:08
Barru Bidik Investasi Rp1,7 Triliun, Sekda Teken LoI Pembangunan Pabrik Bawang Putih
MAKASSAR, Trotoar.id — Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, membidik peluang investasi senilai Rp1,7 triliun melalui rencana pembangunan pabrik pengol...
Metro28 Oktober 2026 16:27
Darmawangsyah Muin Resmi Jadi Bupati Gowa Definitif, Tantangan Pembangunan Menanti
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan pemerintahan Kabupaten Gowa memasuki babak baru. Darmawangsyah Muin resmi dilantik sebagai Bupati Gowa definitif...