UMKM Terpuruk di Masa Pandemi, Dokter Fadli Ananda Siap Bantu Promosi Gratis

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Senin, 12 Juli 2021 19:52

Semangat gotong royong dan saling membantu di tengah kondisi ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19, sangat dibutuhkan. Semua pihak diharapkan bisa berkontribusi sesuai kemampuan dan keahliannya, untuk membantu orang-orang di sekitarnya.
Semangat gotong royong dan saling membantu di tengah kondisi ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19, sangat dibutuhkan. Semua pihak diharapkan bisa berkontribusi sesuai kemampuan dan keahliannya, untuk membantu orang-orang di sekitarnya.

Trotoar.id, Makassar – Semangat gotong royong dan saling membantu di tengah kondisi ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19, sangat dibutuhkan. Semua pihak diharapkan bisa berkontribusi sesuai kemampuan dan keahliannya, untuk membantu orang-orang di sekitarnya.

Dokter Fadli Ananda Iskandar Idy SpOG MKes, menyatakan kesiapannya membantu UMKM dalam mempromosikan produk mereka, tanpa bayaran apapun alias gratis. Caranya, cukup mengirimkan direct massage ke instagram @dr.Fadliananda,SpOG.MKes dan share produk yang ingin dipromosikan.

“Semoga teman-teman bisa berpartisipasi untuk membantu sesama. Sekarang bukan lagi soal nominal, tapi nurani,” kata Dokter Fadli, Senin, 12 Juli 2021.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ditetapkan pemerintah, menurut Dokter Fadli, merupakan kebijakan pemerintah untuk melindungi masyarakat dari virus Covid-19. Warung, rumah makan, cafe, hanya boleh buka hingga pukul 17.00 Wita. Karena itu, metode penjualan harus dilakukan secara online.

“Dengan membantu mempromosikan produk-produk UMKM ini, semoga bisa meningkatkan penjualan mereka. Meskipun tidak buka secara offline, penjualan tetap bisa dilakukan secara online,” tuturnya.

Selain membantu mempromosikan produk UMKM, Dokter Fadli juga melakukan pemeriksaan secara gratis untuk ibu hamil, setiap hari Jumat. Program ini sangat membantu, mengingat mahalnya biaya pemeriksaan kehamilan di tengah kondisi ekonomi yang terpuruk akibat pandemi. Sebagai bahan perbandingan, satu kali USG biaya yang harus dikeluarkan berkisar Rp 150 ribu. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional23 Juli 2021 22:41
Tutup Akses Rumah Mengaji, PAN Akan Jatuhkan Sanksi Kepada Amiruddin
Trotoar.id, Makassar -- Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Pangkep Amiruddin menutup akses pintu masuk ke rumah tahfiz Alquran...
Daerah23 Juli 2021 21:46
Menuju TOP 45, Inovasi Getar Dilan Sukses Lewati Tahapan Verlap
Trotoar.id, Luwu Utara --- Verifikasi dan Observasi Lapangan (Verlap) terhadap inovasi Getar Dilan alias Gerakan Tanam Sayur di Lahan Pekarangan usai ...