Satgas Detektor Covid-19 belum Divaksin, Ketua Tim Makassar Recover: Sebagian Besar Sudah

Awal Febri
Awal Febri

Rabu, 14 Juli 2021 18:15

Satgas Detektor Makassar Recover yang bekerja untuk mendeteksi dini gejala covid-19 di masyarakat akar rumput. (Ist).
Satgas Detektor Makassar Recover yang bekerja untuk mendeteksi dini gejala covid-19 di masyarakat akar rumput. (Ist).

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Satuan Tugas (Satgas) Detektor Covid-19 Kota Makassar ada 15.306 orang, 10 ribu di antaranya relawan, 5 ribu tenaga kesehatan, dan 306 orang lainnya adalah dokter. 

Wali Kota Makassar Danny Pomanto menyebut bahwa khusus Tim Dokter merupakan kelompok yang menyusun sejumlah pertanyaan medis untuk mendeteksi kesehatan warga melalui aplikasi Makassar Recover yang kemudian akan ditanyakan kepada warga oleh tim detektor di lapangan.

Lanjut Danny, khusus untuk tim detektor di lapangan itu merupakan kaum muda dengan usia 25-45 tahun karena mereka dianggap memiliki imun yang cukup kuat.

Bahkan, tim yang berada di bawah Program Wali Kota ‘Makassar Recover’ ini telah melakukan uji coba di lapangan pada 10-11 Juli 2021.

Presentasinyaa ada 48.578 orang telah dideteksi kondisi kesehatannya. 

Hasilnya menujukkan ada 628 orang memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat celsius sehingga langsung ditangani dokter.

Selain itu, ada 2.522 orang lainnya yang ternyata memiliki saturasi 90 persen.

Berbeda halnya bagi warga yang belum diperiksa atau tidak mau diperiksa tim detektor. Informasi yang dirangkum trotoar.id, ada masyarakat yang menolak diperiksa Tim Detektor dengan alasan yang beragam. Bahkan ada pula yang bersikeras meminta Tim Detektor agar menujukkan kartu vaksinasi mereka sebelum masuk ke rumah warga.

Hal ini ditanggapi oleh Ketua Tim Makassar Recover Andi Hadijah Iriani bahwa memang masih ada Tim Detektor yang belum melakukan vaksinasi, meski sebagian besar telah divaksin, “Sebagian besar sudah (divaksin),” katanya saat dihubungi, Kamis 14 Juli 2021.

Meski begitu, Andi Hadijah Iriani menegaskan bahwa seluruh masyarakat yang memwnuhi syarat untuk divaksin, “Wajib vaksin tanpa kecuali detektor,” ungkapnya.

Direspons juga oleh Ketua Komisi D DPRD Makassar Wahab Tahir mengatakan bahwa menurut sepengetahuannya bahwa semua Tim Detektor wajib menjalani vaksinasi.

“Setahu saya semua tim sudah divaksin, karena setahu saya semua tim wajib divaksin,” tegasnya saat dihubungi. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah26 Agustus 2026 17:42
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Barru Dorong Potensi Daerah Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi
MAKASSAR, Trotoar.id — Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Barru tidak ingin ruang fiskal menjadi alasan untuk memperlambat...
Metro26 Agustus 2026 17:27
Maulid Akbar Pesisir Makassar Digelar di Paotere, Ustaz Das’ad Latif Jadi Penceramah
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar akan menggelar Maulid Akbar Pesisir Makassar 1448 Hijriah/2026 di kawasan Pelabuhan Paotere, Kecamat...
Politik26 Agustus 2026 16:29
Golkar Sulsel Tunjuk Andi Patarai Amir sebagai Plt Ketua DPD II Golkar Maros
MAROS, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan menunjuk Andi Patarai Amir sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Mar...
Nasional26 Agustus 2026 14:59
Sulsel Jadi Rujukan Nasional Manajemen Talenta, Kepala BKN Puji Komitmen Andi Sudirman
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mulai menjadi rujukan daerah lain dalam penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN). Kepala Bada...