Rizal Ramli: Maaf Mas Jokowi Sampeyan Itu Lemah, Dikelilingi Penjilat dan Korup. Tolong Lakukan Sesuatu Sebelum Terlambat!

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 19 Juli 2021 01:01

Rizal Ramli (Foto: Int)
Rizal Ramli (Foto: Int)

TROTOAR.ID, JAKARTA – Pakar Ekonomi Indonesia Rizal Ramli menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) lemah, ditambah lagi karena dikelilingi ‘penjilat-penjilat’ dan korup, apalagi di tengah situasi krisis, seperti sekarang ini.

“Maaf Mas Jokowi sampeyan itu lemah, dikelilingi penjilat-penjilat dan korup,” tulis Rizal di beranda Twitternya, dikutip trotoar.id, Minggu 18 Juli 2021.

Menurutnya, ini adalah tantangan yang sulit dan berbahaya. Rizal mengingatkan bahwa dahulu soviet Russia pecah pada era Gorbachev yang disebabkan lantaran mewabahnya krisis ekonomi luar biasa kala itu, hingga menjalarnya ketidakadilan ke daerah-daerah dan kepemimpinan melemah.

“Soviet Russia dulu pecah era Gorbachev karena krisis ekonomi luar biasa, ketidakadilan di daerah-daerah dan kepemimpinan lemah,” ungkapnya.

Dan, Indonesia hari ini, kata Rizal, sudah cukup krisis, ia menyebut kalau sidah banyak kawan-kawannya di daerah yang sudah marah, “Banyak kawan-kawan daerah yang sampaikan mereka sudah marah,” terangnya.

Olehanya, tokoh publik itu berpesan ke Istana Negara, “Please do something before too late (Tolong lakukan sesuatu sebelum terlambat).”

Beberapa hari yang lalu, Rizal juga sempat mengatakan bahwa saat ini pemerintah di Indonesia tengah berada di tipping point atau titik jungkal.

“Kita berada di tipping-point (titik jungkal),” cetus Rizal Ramli dalam cuitan Twitternya Senin, 12 Juli 2021.

Hal itu kata Rizal Ramli, dapat dilihat dari berbagai indikator yang terjadi saat ini mulai dari ketidakmampuan untuk keluar dari krisis ekonomi hingga pandemi.

“Ketidakmampuan untuk keluar dari krisis ekonomi, krisis pandemi, krisis sosial ditambah pula dengan rontoknya kepercayaan dan trust,” terangnya.

Lebih terang, Rizal membeberkan berbagai persoalan yang kini terjadi di Tanah Air, “Ekonomi hancur, pendidikan rusak parah, kehidupan sosial berantakan, PPKM Darurat bikin masyarakat kesulitan, kepercayaan publik semakin hilang kepada pemerintah,” urainya. (Al/Ltff/Iny)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro02 Mei 2026 19:28
Tepat di Hardiknas, Andi Amran Sulaiman Kembali Pimpin IKA Unhas Periode 2026–2030
MAKASSAR, Trotoar.id — Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum I...
Politik02 Mei 2026 15:45
Mubes IKA Unhas: Andi Amran Sulaiman Kantongi Dukungan 84,5 Persen
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas), Muhammad Ramli Rahim, mengung...
Politik02 Mei 2026 15:41
Mubes IKA Unhas 2026 Resmi Dibuka, Jadi Momentum Strategis Arah Organisasi Alumni
MAKASSAR, Trotoar.id — Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas) resmi digelar di Hotel Four Points, Makassar...
Parlemen02 Mei 2026 15:32
Yeni Rahman Hadiri Upacara Hardiknas Sulsel 2026, Dorong Penguatan Kurikulum dan Fasilitas Sekolah
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Yeni Rahman, menghadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (...