Rocky: Rezim Selalu Begitu, Kalau Gak Bisa Kasi Makan Rakyatnya, Langsung Pakai Nasionalisme, Seolah Bikin Kenyang

Awal Febri
Awal Febri

Sabtu, 14 Agustus 2021 17:49

Pengamat politik, Rocky Gerung.
Pengamat politik, Rocky Gerung.

TROTOAR.ID, JAKARTA – Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus, Pengamat Politik Rocky Gerung kembali memberikan pandangan yang memukau.

Ia menyebut rezim Presiden Joko Widodo selalu menjual nasionalisme di tengah krisis yang melanda rakyat Indonesia.

“Rezim selalu begitu, kalau gak bisa kasi makan rakyatnya, dia langsung pakai nasionalisme seolah-olah nasionalisme bikin kenyang,” kata Rocky di kanal YouTube Rocky Gerung Official, Sabtu (14/8).

Ia mengungkapkan nasionalisme semu itu ada di balik kembalinya pengelolaan Blok Rokan ke tangan Pertamina.

Bagi Rocky, Pertamina juga turut berebut pengaruh dengan mengusung jargon nasionalisme kepada publik meski terdapat potensi korupsi.

“Tapi kita bayangkan bahwa jangan-jangan justru lebih berat dikelola Pertamina daripada dikelola Chevron karena ini soal hitung-hitungan ongkos aja, apalagi soal potensi korupsi dimana-mana,” kata Rocky.

Rocky Gerung mengungkapkan bahwa kembalinya pengelolaan Blok Rokan ke tangan Pertamina dari Chevron tak jauh berbeda dengan kasus akuisisi Freeport oleh Inalum.

Ia jelaskan bahwa apa yang terjadi dengan pengelolaan Blok Rokan saat ini tak lepas dari hal-hal yang sifatnya transaksional semata.

Hal ini sama dengan Freeport, kata dia, seolah-olah dengan gagah berani mengambil alih. 

“Jadi semua transaksi yang sifatnya bisnis internasional, dia memang ada kadaluarsanya saat di mana mesti diselesaikan,” tuturnya.

Ia juga menyoal sikap Pertamina yang memasang iklan besar di sebuah surat kabar harian nasional dalam ukuran satu halaman penuh terkait kembalinya pengelolaan Blok Rokan.

Rocky menilai cara tersebut dibuat untuk menyenangkan Presiden Jokowi agar memperoleh materi untuk pencitraan ketika berpidato di forum Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD pada 16 Agustus 2021 mendatang.

“Tetapi Pertamina ini juga konyol, dia buat iklan besar-besaran hanya supaya Pak Jokowi baca iklan itu gede-gede kan? Kan Pak Jokowi nggak ngerti soal-soal beginian. Nanti 16 Agustus ngucapin bahwa Rokan telah kembali,” pungkasnya. (Al)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah04 Mei 2026 15:44
Bupati Luwu Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Spirit Memuliakan Manusia Melalui Pendidikan
LUWU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Lapangan Andi Djemma, B...
Politik04 Mei 2026 15:39
Munafri ke Jakarta Temui Bahlil, Sinyal Kuat Jelang Musda Golkar Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dikabarkan bertolak ke Jakarta untuk memenuhi undangan Ketua Umu...
Daerah04 Mei 2026 15:35
Wabup Luwu Tinjau Pengaspalan Jalan Poros Bolong–Lamasi, Target Rampung Sehari
LUWU, Trotoar.id— Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, meninjau langsung proses pengaspalan jalan poros Bolong–Lamasi yang berada di Desa ...
Metro04 Mei 2026 15:32
Pansus LKPJ DPRD Makassar Tunda Pembahasan, OPD Diminta Serahkan Data Lebih Awal
MAKASSAR, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Makassar menunda pembahasan LKPJ Wali Kota Mak...