24 Desa Wisata di Sulsel Lolos Masuk Dalam 300 Besar ADWI 2021 Kemenparekraf, Ini Daftarnya

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 20 Agustus 2021 20:46

Plt Gubernur Sulsel.
Plt Gubernur Sulsel.

MAKASSAR – Sebanyak 24 Desa Wisata di Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil masuk ke tahap 300 besar pada lomba Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2021, yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Adapun 24 Desa Wisata itu tersebar di beberapa kabupaten/kota di Sulsel.

Adapun Desa Wisata yang lolos ADWI 2021, antara lain, Desa Wisata Bonto Lojong di Bantaeng, Desa Wisata Bulu-Bulu di Bone, serta Desa Wisata Tanah Toa, Desa Wisata Kahayya, Desa Wisata Bira, dan Desa Wisata Ara di Bulukumba.

Kemudian, Desa Wisata Labuaja Salukang Kallang dan Desa Wisata Rammang-Rammang di Maros, Desa Wisata Kole Sawangan di Tana Toraja, serta Desa Wisata Lembang Nonongan dan Desa Wisata Panta’nakan Lolo di Toraja Utara. 

Selanjutnya, Desa Wisata Panaikang Pantai Mallenreng dan Desa Wisata Barania di Sinjai, Desa Wisata Puncak Tanadoang Bontomarannu dan Desa Wisata Bahuluang di Kabupaten Selayar, Desa Wisata Lamperangan di Pangkep, Desa Wisata Kadingeh di Enrekang, Desa Wisata Campagaya di Takalar, dan Desa Wisata Binanga Karaeng di Pinrang.

Ada pula Desa Wisata Sorowako di Luwu Timur, Desa Wisata Rinding Allo di Luwu Utara, Desa Wisata Buntu Buangin di Sidrap, Desa Wisata Kambo di Palopo, serta Desa Wisata Manuju di Kabupaten Gowa.

Diketahui, sebelumnya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mendaftarkan sebanyak 161 Desa Wisata. Dimana, Desa Wisata ini bersaing dengan Desa Wisata lainnya di wilayah lainnya se Indonesia.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengaku bersyukur karena 24 Desa Wisata di Sulsel lolos untuk masuk dalam 300 besar Anugerah Desa Wisata 2021. Sulsel menjadi provinsi kedua terbanyak secara nasional yang lolos dalam 300 besar.

Kegiatan ADWI 2021 ini merupakan ajang bagi Desa Wisata di Indonesia untuk menjadi destinasi pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat. 

“Kita berharap ini bisa memotivasi bagi pengelola desa dalam mengembangkan dan menjadikan desa sebagai penggerak ekonomi dengan mengedepankan kearifan lokal setiap daerah,” ujarnya. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen05 Mei 2026 13:43
DPRD Papua Barat Daya Dalami Pengembangan Sorong dan Skema Proyek Multiyears di Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Ketua II DPRD Papua Barat Daya, Fredrik Frans Adolof Marlissa, memimpin langsung kunjungan kerja ke DPRD Sulawesi Selat...
News05 Mei 2026 13:15
Sekda Tekankan Akhiri Ego Sektoral, Semua OPD Wajib Ambil Peran Jelas
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan standar operasional prosedur (SOP) terpadu penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (...
Politik05 Mei 2026 13:01
Vonny Ameliani Suardi Segera Dilantik, Dinamika Internal KNPI Sulsel Jadi Sorotan
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, dijadwalkan segera dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemu...
Parlemen05 Mei 2026 12:47
DPRD Papua Barat Daya Dalami Skema Proyek Multiyears di Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Papua Barat Daya melakukan kunjungan kerja ke DPRD Sulawesi Selatan guna mendalami skem...