Luwu Utara Keluar dari Zona Merah COVID-19

Suriadi
Suriadi

Kamis, 02 September 2021 12:32

Luwu Utara Keluar dari Zona Merah COVID-19

Trotoar.id, Luwu Utara — Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Nasional COVID-19 telah menetapkan zonasi risiko COVID-19 di seluruh wilayah Indonesia, salah satunya Kabupaten Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan COVID-19 Luwu Utara, Komang Krisna, mengungkapkan bahwa Kabupaten Luwu Utara berdasarkan zonasi risiko COVID-19 yang dirilis pemerintah pusat kini status zona oranye atau tingkat penyebaran COVID-19 dengan risiko sedang.

“Zonasi pusat, Luwu Utara zona oranye,” ungkap Komang, Kamis (2/9/2021), di Masamba. Status zona oranye Luwu Utara ini tidak terlepas dari upaya penanganan di hulu yang dilakukan pemerintah daerah, mulai kecamatan sampai di desa.

Hal itu diperkuat dengan data berikut ini; Angka konfirmasi positif per 100.000 penduduk per minggu terus menurun yakni 43,35 pada posisi 1 September. Pun angka rawat inap di rumah sakit per 100.000 penduduk per minggu. Di mana pada posisi 1 September, angkanya terus turun menjadi 9,29.

Meski angka kematian masih fluktuatif, tapi upaya penanganan di hulu on the track dengan melihat angka-angka tadi.

Jubir Komang tak ingin terlena dengan perubahan zonasi Luwu Utara. Dirinya meminta semua stakeholder yang peduli terhadap penanganan COVID-19 untuk terus bekerja dengan fokus pada penanganan di hulu, sehingga zona oranye ini bisa turun lagi menjadi zona kuning.

“Terus digenjot lagi, pastikan kita bisa zona kuning,” tegasnya.

Sebelumnya, Bupati Indah Putri Indriani tak pernah berhenti mengingatkan agar semua pihak tampil menjadi garda terdepan dalam penanganan COVID-19, utamanya dalam penanganan di hulunya.

“Berulangkali saya menegaskan pentingnya penanganan di hulu. Bicara penanganan di hulu, maka semua harus bergerak,” tegas Indah, sembari menyebutkan 3 fokus penanganan hulu, yakni; (1) Vaksinasi; (2) Penerapan prokes 5M dengan mengedepankan kegiatan promotif dan preventif; dan (3) Memasifkan kegiatan 3T, yaitu testing, tracing, and treatment

Penulis : LH

 Komentar

Berita Terbaru
News28 Mei 2026 22:40
Ketua IKA FH Unhas Appi Resmikan Sekretariat Baru, Kurban dan Silaturahmi Perkuat Kebersamaan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (IKA FH Unhas), Munafri Arifuddin, meresmikan sekretariat baru orga...
Metro28 Mei 2026 22:38
MHM 2026 Siap Digelar, Pemkot Makassar Pastikan Rute Mulus dan Steril Sambut 12.400 Peserta
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memastikan kesiapan pelaksanaan ajang tahunan Makassar Half Marathon (MHM) 2026 yang akan digelar pa...
Metro28 Mei 2026 22:35
Momentum Idul Adha, Pemkot Makassar Tebar Kepedulian Lewat Penyembelihan 9 Sapi Kurban
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai perayaan Idul adha 1447 Hijriah di lingkungan Pemerintah Kota Makassar. M...
Metro28 Mei 2026 21:33
Terkait Seleksi Paskibraka, Pemprov Sulsel Hormati Keputusan Panitia Pusat
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa penetapan peserta yang lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (P...