UNM Kembali Perkuat Kemitraan Dengan Pihak Swasta

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Jumat, 10 September 2021 16:35

UNM Kembali Perkuat Kemitraan Dengan Pihak Swasta

Trotoar.id, Makassar Universitas Negeri Makassar kembali memperkuat kemitraan dengan industry dan perguruan melalui program Matching Fund Kedai Reka. Program ini merupakan kolaborasi untuk memperkuat dan mendesimanikasikan gagasan dari perguruan tinggi.

Hal ini terkuak pada acara pelepasan Tim Kedai Reka Universitas Negeri Makassar ke Kabupaten Gowa, Jumat (10/9/21). Tim Kedai Reka UNM yang dilepas mengangkat topik Model Pusat Integrasi Business Research Learning melalui Industri Kelapa Terpadu.

Ketua Tim, Dr. Hj Andi Aslinda, M.Si., mengatakan, program yang merupakan hibah kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melibatkan industri dan perguruan tinggi. “Kita kerjasama dengan perusahaan dan universitas lain,” kata Andi Aslinda.

Andi Aslinda menuturkan, program yang dikomandoinya akan diadakan di Kabupaten Gowa. Selain kerjasama dengan perguruan tinggi dan industry, pihaknya juga melibatkan sejumlah mahasiswa. “Untuk mendukung kegiatan MBKM kami juga melibatkan sekitar 40 mahasiswa. Bukan hanya dari UNM tapi juga dari dari ITBM Balik Diwa,” tambah Andi Aslinda.

Baca Juga  Kabupaten Sinjai Berada di Zona Kuning Penyebaran Covid-19, Ini Kata Kadis Kesehatan

Selain industry kelapa terpadu, program Matching Fund Kedai Reka Universitas Negeri Makassar juga akan melakukan kegiatan lainnya. “Ada pembiakan ikan nila dan kegiatan lainnya juga kami lakukan, sehingga mahasiswa yang terlibat dari beberapa program studi. Bukan hanya mahasiswa, mereka akan didamping sekitar 10 dosen dari UNM dan ITBM Balik Diwa,” pungkas Andi Aslinda.

Baca Juga  Penebangan Pohon di UNM: Antara Pembangunan dan Komitmen Green Campus

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Makassar, Prof. Dr. Hasnawi Haris, M.Hum mengatakan, Matching Fund Kedai Reka bukan hanya implementasi keilmuan tetapi juga menjadi implementasi kebijakan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka. “Ada dosen yang terlibat, ada mahasiswa dari lintas prodi dan perguruan tinggi, ada industry, tentu ini kolaborasi yang paripurna, “ kata Prof Hasnawi yang mantan Dekan FIS-H UNM.

Prof Hasnawi menjelaskan, program ini diharapkan dapat mendorong capaian indikator kinerja utama Universitas Negeri Makassar di tahun yang akan datang.”Kegiatan seperti ini merupakan implementasi MBKM yang diharapkan dapat mendorong IKU UNM. Kita bisa membuktikan bahwa perguruan tinggi khususnya UNM dapat mendiseminasikan gagasan dan keilmuan melalui sinergi kolaboratif dengan industry, pemerintah daerah, dan dunia kampus,” ucap Prof Hasnawi saat melepas tim.

Baca Juga  UNM Ingin Wujudkan Kampung Jamur

Acara pelepasan tim Matching Fund Kedair Reka UNM juga dihadiri Ketua LP2M UNM, Prof. Dr. Ir. Bakhrani Rauf, M.T., Dekan FIS-H UNM, Prof. Dr. Jumadi, dosen pendamping, mahasiswa, dan Tim Kedai Reka MBKM UNM. Sebelumnya, UNM juga telah melepas Tim Kedai Reka ke Kabupaten Soppeng. “Insya Allah masih akan ada yang akan di lepas di pekan depan,” kata Yasdin, Tim Kedai Reka MBKM UNM.

Pada Matching Fund Kedai Reka, Universitas Negeri Makassar mendapatkan anggaran sekitar 2,5 Millyar.

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen08 November 2026 22:46
Suharmika: Usia 419 Tahun Makassar Harus Jadi Energi Baru Percepat Kemajuan Kota
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Memasuki usia ke-419 tahun, Kota Makassar diharapkan tidak hanya semakin berkembang dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga ...
Parlemen08 November 2026 21:15
HUT ke-419 Makassar, Supraatman: Pembangunan Harus Berdampak, Warga Harus Merasa Aman
Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman...
Daerah08 November 2026 20:23
Emas Petanque PORPROV XVIII untuk Sidrap, Nuralisyah Fitri Bakil Ukir Prestas
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menambah catatan prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selata...
Daerah08 November 2026 17:47
HKN ke-62, Pemkab Barru Perkuat Komitmen Pemerataan Layanan Kesehatan
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya memperkuat kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan ma...