Anggota Komisi V Muh Fauzi Soroti Minimnya SDM di BLM Makassar Kemendes PDTT

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 22 September 2021 17:40

M Fauzi Anggota Komisi V DPR RI
M Fauzi Anggota Komisi V DPR RI

Trotoar.id, Makassar — Anggota Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Balai Latihan Masyarakat (BLM) Makassar Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Jl. Dg Ramang, Makassar, Rabu (22/9/2021).

Salah satu yang menarik perhatian anggota Komisi V adalah minimnya pegawai di BLM Makassar. Tercatat hanya ada 60 pegawai sementara BLM mengcover 6 provinsi di Pulau Sulawesi.

BLM melakukan pelatihan kepada masyarakat untuk pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan desa wisata.

Baca Juga  Usia IYL, NH Kembali Garap Toraja dan Torut

“Tenaga yang ada hanya 60 orang tidak sebanding dengan luas wilayah yang mencakup 6 provinsi. Sementara BUMDes dan Desa Wisata saat ini adalah dua program yang belum maksimal,” kata Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Fauzi.

Menurutnya, perlu strategi yang lebih baik dari BLM agar kualitas sumber daya yang dihasilkan dari pelatihan bisa maksimal. Sebab, BUMDes adalah program pemberdayaan yang diharapkan bisa membangkitkan ekonomi desa.

“Kalau sistemnya ToT (Training of Trainer) maka tentu perlu betul-betul dikawal agar kualitas pelatihannya maksimal. Begitu juga dengan yang telah ikut pelatihan bisa diberdayakan dengan baik di desa,” harap anggota DPR dari dapil Sulsel III ini.

Baca Juga  Libur Kampanye Andi Cakka Road Show di Mall

Dari data 2021, BLM telah melakukan pelatihan untuk 40 angkatan BUMDes, namun masih ada 19 angkatan yang belum dilakukan pelatihan.

“Mungkin ke depan juga kita di Komisi V perlu mendorong adanya balai baru di provinsi lain agar beban BLM Makassar bisa terbagi sehingga lebih maksimal,” tambah Fauzi

Baca Juga  MTP Gabung ke Partai Besutan Surya Paloh, Mizar: Selamat Datang di Arus Besar Restorasi NasDem untuk Indonesia

Kepala BLM Makassar Andi Muhammad Urwah mengakui minimnya personel yang dimiliki. Saat ini, BLM Makassar harus menangani 70 kabupaten dari 6 provinsi.

“Memang perlu adanya balai baru dibuka di provinsi lainnya karena beban tidak sebanding dengan SDM,” katanya.

Kunjungan Komisi V dipimpin Wakil Ketua Andi Iwan Darmawan Aras. Hadir diantaranya anggota komisi V dari Sulsel, Hamka B Kady, Muh. Aras, Sarce Bandaso dan Muhammad Fauzi.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...
Daerah01 November 2026 13:49
Tinjau Jalan Rusak di Kampale, Syaharuddin Alrif Realisasikan Perbaikan dan Salurkan Bantuan Bedah Rumah
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, turun langsung meninjau pekerjaan perbaikan jalan di Desa Kampale, Kecama...
Metro01 November 2026 11:30
Sambut HUT ke-419 Makassar, Appi Luncurkan Sunday Market sebagai Panggung Baru UMKM
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus mencari ruang baru untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Salah satunya melalui peluncuran Mak...