Kritikan Giring Ganesha Dianggap Berlebihan, Pengamat: Belum Tentu Juga Anies Jadi Capres

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Jumat, 24 September 2021 20:14

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ist).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ist).

JAKARTA – Kritikan Politikus PSI Giring Ganesha terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dianggap berlebihan.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul. Pasalnya, Giring menyebut kalau Formula E bakal berujung Anies jadi Presiden.

Bagi pengamat, itu berlebihan apalagi Anies belum tentu maju jadi Calon Presiden (Capres).

“Berlebihan kalau Giring bilang Formula E ini berujung Anies menjadi presiden pada 2024. Belum tentu juga Anies jadi capres,” kata Adib kepada GenPI.co, Jumat (24/9/2021).

Menurutnya, sebagai politisi mestinya mengeluarkan kritikan yang konstruktif. Apalagi, kata dia, menyebut Anies sebagai pembohong.

“Mengkritik itu boleh tetapi sebagai politikus, kritik dari Giring ini harusnya konstruktif. Diksi yang dipilih Giring dan menyebut Anies pembohong itu destruktif,” katanya.

Menurut Adib, politikus harus punya sisi narasi yang beretika. Akan tetapi, Adib juga mengatakan bahwa kritik dari Giring sangat baik bagi demokrasi.


 Komentar

Berita Terbaru
News28 Oktober 2021 16:36
Peringati Hut Golkar Ke 57, IDP : Kader Harus Hadir Memberi Manfaat Untuk Masyarakat
Trotoar.id, Masamba -- Ketua terpilih DPD II Partai Golkar Luwu Utara, Indah Putri Indriani (IDP) menyampaikan, setiap kader harus memberi manfaat kep...