JAKARTA – Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo atau SYL memastikan stok dan pasokan jagung tahun ini tercukupi.
Ia memastikan bahwa Indonesia akan surplus pasokan jagung nasionalnya.
“Stok dan pasokan jagung nasional masih aman dan terkendali. Bahkan dalam beberapa tahun ini terus surplus,” kata SYL, Senin (27/9).
Baca Juga :
Bahkan, kata SYL, pihaknya mencatat ada 2,75 juta ton stok jagung per 20 September 2021 ini.
“Menurut laporan yang saya terima dari Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan per 20 September 2021, stok jagung nasional mencapai 2,75 juta ton,” ungkapnya.
Rinciannya terdiri dari 856.897 ton (31%) berada di pabrik pakan, 744.250 ton (27%) di pengepul, 423.502 ton (15%) di agen, 288.305 ton (11%) di pengecer, 276.300 ton (10%) di usaha lain (pakan mandiri), dan sisanya 6% di industri pangan, hingga rumah tangga.
Data ini diperbarui setiap minggu dari petugas enumerator independen yang tersebar di daerah sentra produksi.
“Tim juga terus memantau secara langsung ketersediaan dan stok jagung di tingkat pengepul, agen, grosir dan petani di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,” tuturnya.
SYL menegaskan bahwa Kementerian Pertanian bersama dengan para petani Indonesia terus bekerja untuk memacu produksi jagung nasional sehingga bisa memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.



Komentar