Sosok Antikorupsi Abraham Samad Digadang Sebagai Figur Calon Presiden RI

Awal Febri
Awal Febri

Minggu, 07 November 2021 01:40

Abraham Samad. (istimewa)
Abraham Samad. (istimewa)

MAKASSAR – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, kini digadang-gadang sebagai salah satu figur Calon Presiden/Calon Wakil Presiden (Capres/Cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. 

Jalan menuju Capres mulai digaungkan. Sejumlah kerabat memproklamirkan Abraham Samad untuk maju bertarung pada kontestasi Pilpres 2024. 

Sebagai langkah awal, kerabat Abraham Samad membuat grup WhatsApp. Grup diberi nama ‘ABRAHAM SAMAD UNTUK RI’ ini, sudah memiliki ratusan anggota. 

Salah satu kerabat Abraham Samad, Djusman AR, Jumat (5/11/2021), membenarkan keberadaan grup WhatsApp ini dan menyambut hangat langkah kerabat Abraham Samad ini. 

Menurutnya, Abraham Samad, salah satu figur tepat dari Indonesia Timur dengan segudang prestasi. Termasuk dikenal sebagai sosok yang cerdas, berintegritas, dan getol memberantas serta memerangi perilaku korupsi di Indonesia, sehingga wajar bila tokoh nasional asal Sulsel ini, dipilih sebagai alternatif capres/cawapres yang mumpuni. 

“Kalau sosok Bung AS (Abraham Samad) bukan hanya tokoh nasional, tapi sudah menjadi tokoh di ASEAN. Ada beberapa negara di Asia telah memberikan apresiasi dan penghargaan termasuk membuat prasasti ketokohanya, karena dinilai sebagai tokoh penegak hukum serta keadilan,” ujarnya. 

Baca Juga  Pemkab Jeneponto Tindaklanjuti SE KPK Terkait Pendidikan Antikorupsi

“Bismillah…Bung AS harus berpikir maju. Negeri ini butuh figur ketokohan Bung AS. Kalau orang-orang berintegritas tak maju, maka itu sama saja memberi ruang orang-orang tak berintegritas. Doa menyertai selalu, Amin Ya Rabbal Alamin,” tambah Penggiat Anti Korupsi ini. 

Djusman mengatakan, dorongan kepada Abraham Samad maju sebagai capres/cawapres pada Pilpres 2024 mendatang memang sangat beralasan. Apalagi, memang Abraham Samad pernah dideklarasikan sebagai capres/cawapres menjelang Pilpres 2019 lalu. 

“Sebenarnya Bung AS sudah pernah mencoba melangkah maju Capres/Cawapres 2019, namun belum mendapatkan jalan oleh sang maha pengatur, sang maha kuasa,” ujarnya. 

“Kegagalan tersebut menurut Bung AS bukanlah merupakan sesuatu hal yang membebani, sehingga menjadikannya kehilangan semangat,” lanjutnya. 

Baca Juga  Seorang Anggota Dewan di Sulsel Ancam "Parang" Hafiz Al Qur'an hingga Tutup Akses Rumah Tahfidz

Djusman mengatakan, hingga sekarang Abraham Samad masih tetap aktif masuk keluar kampus berbagi ilmu pengetahuan, baik sebagai dosen pengajar maupun pencerah keilmuan di bidangnya, khususnya soal hukum dan ketatanegaraan yang bersih dan bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). 

“Komunikasi kami sangat intens dalam hal apapun, saling berkabar soal bangsa dan persoalan korupsi hingga sosial kemasyarakatan,” katanya. 

“2019 lalu, saya termasuk hadir dalam kegiatan deklarasi pencalonannya di Anjungan Pantai Losari, Makassar. Bahkan, saya ditampilkan berorasi pembuka menyambut kedatangan para relawan sambil menanti kehadiran Bung AS di lokasi deklarasi,” tambahnya. 

“Alhamdulillah, saat itu cukup luar biasa responsif sahabat-sahabat penggiat anti korupsi dan lembaga-lembaga/ormas-ormas lainnya hingga kelompok mahasiswa, masyarakat biasa dan pekerja-pekerja serabutan (kelompok bawah),” sambung Koordinator Forum Komunikasi Lintas (Fokal) NGO Sulawesi ini. 

Djusman mengatakan, deklarasi saat itu sifatnya masih ‘coba-coba’. “Maaf kalau saya katakan demikian, karena memang kami tidak menyebar undangan khusus atau terbuka, hanyalah berupa ajakan saja di media saat saya dimintai pendapat selaku Panglima Pejuang-nya saat itu,” katanya. 

Baca Juga  KPK Adakan Bimtek Antikorupsi, Pemuda dan LSM Sulsel Siap Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi 2045

“Sebagaimana halnya saat maju Ketua KPK, juga tidak langsung sukses. Nanti periode berikutnya mendaftar ulang, baru terpilih,” katanya. 

“Segalanya rahasia yang maha kuasa. Kita hambanya hanya bisa berikhtiar dan berupaya untuk kebaikan. Namun yang pasti apapun itu kita serahkan ke Bung AS, mau maju atau tidak. Intinya bagi kami, negeri ini harus hadir figur seperti Bung AS,” tambahnya. 

Abraham Samad sendiri merupakan salah satu figur seksi setiap kontestasi pilpres. Seperti halnya pada Pilpres 2019 lalu. Saat itu menjelang Pilpres 2019 nama Abraham Samad juga gencar dicalonkan sebagai capres. Bahkan, saat itu sempat dilakukan 

deklarasi calon Presiden 2019 di Anjungan Pantai Losari, Makassar, Sulsel, 7 Mei 2018. [Al/Ltf]

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 22:26
Ribuan Massa Padati Harlah ke-15 NasDem di Sidrap, 212 Kader Penggerak Resmi Dilantik
SIDRAP, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-15 Partai NasDem di Sulawesi Selatan menjadi momentum konsolidasi kekuatan politik partai hin...
Metro06 November 2026 21:02
IPM Sulsel 2026 Tembus 76,66, Bone Catat Pertumbuhan Tertinggi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kualitas pembangunan manusia di Sulawesi Selatan menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pemban...
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...