Pemkot Makassar

Wali Kota Munafri Ajak Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar

Awal Febri
Awal Febri

Minggu, 20 September 2026 11:29

Wali Kota Munafri Ajak Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendorong Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Makassar mengambil peran lebih besar dalam menggerakkan masyarakat mengelola sampah dari lingkungan keluarga.

Munafri mengajak Muslimat NU berkolaborasi dengan Dewan Lingkungan Kota Makassar untuk membangun gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berkelanjutan.

Ajakan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar PC Muslimat NU Kota Makassar di Masjid HM Asyik, Minggu (20/9/2026).

Menurut Munafri, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan pemerintah.

Baca Juga  Sekda Makassar Dukung Digitalisasi Parkir, Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah

Perubahan perilaku masyarakat, terutama dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah, menjadi bagian penting dari penyelesaian persoalan lingkungan.

Karena itu, Munafri berencana mempertemukan kembali Muslimat NU dengan Dewan Lingkungan Kota Makassar untuk merumuskan program bersama yang dapat memperkuat sistem pengelolaan lingkungan di tingkat masyarakat.

“Saya akan mempertemukan kembali Muslimat NU ini dengan Dewan Lingkungan untuk membuat program, untuk memastikan sistem pengelolaan lingkungan, pengelolaan sampah yang ada di Kota Makassar ini berjalan dengan baik,” kata Munafri.

Baca Juga  Iqbal Suhaeb Dampingi Wapres JK Tinjau Pembangunan Masjid 99 Kubah

Ia menilai Muslimat NU memiliki jaringan yang luas dan dekat dengan masyarakat. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan untuk menyampaikan edukasi sekaligus mendorong perubahan kebiasaan warga dalam menangani sampah.

Munafri juga mendorong pendekatan berbasis nilai keagamaan atau eko-teologi dalam membangun kesadaran lingkungan. Menurutnya, organisasi keagamaan dapat berperan dalam menanamkan pemahaman bahwa menjaga kebersihan dan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.

“Kita ini yang mayoritas ini harusnya mampu menggerakkan ini, mampu mengaktifkan anggota-anggota kita untuk membawa atau mengangkat lingkungan ini untuk memberikan lingkungan yang bersih,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Bulukumba Serahkan Ranperda APBD 2024

Melalui kolaborasi tersebut, Munafri berharap gerakan pengelolaan sampah tidak berhenti pada program pemerintah, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan sosial yang tumbuh di lingkungan masyarakat.

Ia menegaskan, persoalan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, organisasi kemasyarakatan, komunitas, hingga keluarga harus bergerak dalam arah yang sama agar penanganan sampah dapat memberikan hasil yang berkelanjutan.

“Kalau kita tidak menyelesaikannya secara bersama-sama, tidak akan bisa selesai. Kalau bisa kita menyelesaikannya secara bersama-sama, pasti selesai itu persoalan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...
Metro06 November 2026 15:18
TPA Tamangapa Disiapkan Jadi Hutan Kota, Munafri dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat upaya pemulihan lingkungan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Ant...
Metro06 November 2026 15:11
Ketua TP PKK Sulsel Dorong Pembentukan Day Care dan Kelompok Peduli Lansia di Soppeng
SOPPENG, TROTOAR.ID — Perhatian terhadap kesejahteraan lanjut usia (lansia) tidak cukup hanya melalui pelayanan kesehatan. Mereka juga membutuhkan r...