Pagar Rujab Bupati Bulukumba yang Diberi Penutup Disoal, Pemkab Angkat Suara

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Sabtu, 13 November 2021 23:27

Pagar Rujab Bupati Bulukumba diberi penutup berwana bening, terlibat di gambar. (Rubrik).
Pagar Rujab Bupati Bulukumba diberi penutup berwana bening, terlibat di gambar. (Rubrik).

trotoar.id, Bulukumba—Sorotan salah seorang warga masyarakat yang dimuat di salah satu media terkait pagar rumah jabatan Bupati Bulukumba yang diberi penutup mendapatkan penjelasan dari Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bulukumba, Daud Kahal.

Daud menjelaskan jika Bupati Bulukumba telah menyampaikan alasannya tersendiri sehingga memerintahkan Bagian Umum untuk memasangi penutup pagar rumah jabatan yang terletak di Jalan Anggrek, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu tersebut.

Baca Juga  Bupati Ini Minta HMI Tetap 'Kritis'

Itu lebih kepada privasi, kata Daud Kahal, akan tetapi itu bukan berarti masyarakat dibatasi dan tidak diberi akses.

“Apabila berkepentingan untuk masuk pun kita akan fasilitasi, ini persoalan persepsi saja dan setiap pemimpin tentu punya cara tersendiri untuk membuatnya nyaman dalam bekerja,” ungkapnya.

Sejak dilantik dan menempati rumah jabatan Bupati, A Muchtar Ali Yusuf memang telah melakukan pembenahan terutama merehab sejumlah bagian bangunan yang sudah tidak layak, menata dan melakukan pembersihan di semua areal, baik bangunan maupun halamannya.

Baca Juga  Akan Musnahkan Babi Hutan, Bupati Bulukumba Tak Segan-segan Turun Langsung Berburu

“Ini bisa dipahami oleh karena Pak Bupati menginginkan suasana yang nyaman dan tenang sesuai dengan pola kerja beliau apalagi dengan background beliau sebagai pengusaha, jadi agak sulit dipahami jika dibanding-bandingkan dengan pejabat sebelumnya, karena pasti akan berbeda,” terangnya Daud Kahal.

Baca Juga  Seto Percaya Sinar Ultraviolet Bisa Picu Produktivitas Buah Naga

Ia juga menjelaskan jika hal tersebut sebenarnya bukanlah hal yang substansi untuk dipersoalkan, yang terpenting adalah bagaimana pemerintahan ini bisa berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntabilitas, komitmen untuk menjalankan pemerintahan yang bersih, serta melayani.

“Jika ini yang tidak mampu diimplementasikan maka tentu sangat wajar jika masyarakat mengkritisi,” ujar Daud Kahal. [Al/Ad]

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...
Daerah01 November 2026 13:49
Tinjau Jalan Rusak di Kampale, Syaharuddin Alrif Realisasikan Perbaikan dan Salurkan Bantuan Bedah Rumah
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, turun langsung meninjau pekerjaan perbaikan jalan di Desa Kampale, Kecama...
Metro01 November 2026 11:30
Sambut HUT ke-419 Makassar, Appi Luncurkan Sunday Market sebagai Panggung Baru UMKM
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus mencari ruang baru untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Salah satunya melalui peluncuran Mak...