Berani Melapor Jika Mendapati Informasi Bohong

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 18 November 2021 10:07

Berani Melapor Jika Mendapati Informasi Bohong

Trotoar.id, Sigi — Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 18 November 2021 di Sigi, Sulawesi Tengah.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Jangan Takut Laporkan Kejahatan Siber”.

Pada webinar kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Lecturer, Irfan Shopan Himawan; Dosen dan Praktisi Digital, Reni Haerani; Kajur UIN Gunung Djati, Cecep Nurul Alam; dan Pemengaruh, Junissa Melvian. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Praktisi PR, Shinta Pramucitra. Rangkaian Program Literasi Digital

“Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang. Webinar kali ini diikuti oleh 755 peserta dari berbagai kalangan umur dan profesi.

Acara dimulai dengan sambutan video Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

Baca Juga  Takut Beririsan Dengan Anak Nurdin Halid, Rahman Pina Pilih Nyaleg di Provinsi

“Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden. 

Pemateri pertama adalah Irfan Shopan yang membawakan tema “Tips Memilih Aplikasi Dompet Digital yang Aman dan Terpercaya”.

Dia menyarankan untuk memilih aplikasi dompet digital yang akan dipakai secara terus menerus secara kebutuhan, bukan hanya sementara. “Jangan lupa baca syarat dan ketentuan dengan seksama dari penyedia jasa dompet digital,” ujarnya.

Beranjak ke narasumber kedua, Junissa Melvian menyampaikan materi “Etika dan Peraturan yang Berlaku untuk Transaksi Digital”.

Menurut dia, etika merupakan hal penting meskipun saat berjualan daring tidak bertemu langsung dengan konsumen. Selain itu, bersikap baik tentunya jangan hanya dilakukan saat memiliki usaha saja melainkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Baca Juga  Pemprov Sulsel Pasang Plang Atas Penguasaan Lahan Di Barombong, Plt Gub: Atas Pendampingan Korgah KPK

Sebagai pemateri ketiga, Reni Haerani membawakan tema “Mengenal UU ITE dalam Perlindungan Data Pribadi”. Menurut dia, masyarakat harus beradaptasi dengan ruang digital karena saat ini sudah sulit dipisahkan dari kehidupan.

“Dan ingat, ada regulasi UU ITE yang harus dipahami saat menjalankan aktivitas di ruang digital,” tandasnya. 

Menutup webinar, Cecep Nurul Alam menyampaikan tema mengenai “Berani Lapor Kejahatan Siber”. Dia mengatakan, segera laporkan ke laman aduan milik Kominfo jika menjadi korban atau menemukan konten negatif di internet.

“Selain itu, jangan mudah menyebarkan informasi tidak jelas atau hoaks, kebencian, bullying dan saling serang di dunia digital,” katanya. 

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator.

Terlihat antusiasme dari para peserta yang mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber. Panitia memberikan uang elektronik senilai Rp 100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Baca Juga  Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif , Indah-Suaib, Akan Jadikan Lutra Basis Bisnis Stratup di Sulsel

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.

“Kalau menemukan informasi hoaks dapatkah kita melaporkannya,” ujar salah satu peserta kegiatan Literasi Digital di Sigi.

Reni Haerani mengatakan, sebagai WNI yang peduli ruang digital lebih sehat, kita bisa melaporkan ke Kemkominfo.

“Informasi yang menimbulkan keresahan dan saling menghujat di masyarakat bisa dilaporkan. Jadi, kita bisa berkontribusi membantu pemerintah,” ungkapnya. 

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan  materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

Penulis : Ady

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...
Daerah01 November 2026 13:49
Tinjau Jalan Rusak di Kampale, Syaharuddin Alrif Realisasikan Perbaikan dan Salurkan Bantuan Bedah Rumah
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, turun langsung meninjau pekerjaan perbaikan jalan di Desa Kampale, Kecama...
Metro01 November 2026 11:30
Sambut HUT ke-419 Makassar, Appi Luncurkan Sunday Market sebagai Panggung Baru UMKM
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus mencari ruang baru untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Salah satunya melalui peluncuran Mak...