Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali Kenakan Batik Rongkong di Peresmian IATF

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Jumat, 19 November 2021 15:40

Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali Kenakan Batik Rongkong di Peresmian IATF

Trotoar.id, Luwu Utara — Cara sederhana mempromosikan sebuah produk unggulan daerah seperti batik adalah dengan mengenakannya di acara-acara penting, baik berskala lokal maupun nasional, bahkan internasional. Cara ini terbukti ampuh mengenalkan kekayaan budaya lokal.

Nah, Luwu Utara patut berbangga. Pasalnya, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali, Wahyu Priono, terlihat mengenakan salah satu kekayaan budaya khas Luwu Utara, batik Rongkong, pada Peresmian Investigative Audit Task Force (IATF), di Bali, Kamis (18/11/2021).

Bupati Kabupaten Luwu Utara, Indah Putri Indriani, langsung melayangkan ucapan terima kasih kepada Wahyu Priono melalui akun fanpage facebook-nya. Dirinya mengaku senang dan bangga melihat Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali mengenakan batik Rongkong.

“Kabar baik hari ini. Senang sekali dan bangga, dapat foto pak Wahyu Priyono, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali, mengenakan baju #batikrongkong (hijau) dalam acara peresmian Investigative Audit Task Force (IATF),” tulis Indah Putri Indriani di akun facebooknya.

“Terima kasih banyak pak Wahyu Priono masih tetap cinta batik #rongkong,” lanjut Indah dalam postingannya yang banyak diapresiasi warganet. Bupati Luwu Utara dua periode ini tak lupa menyampaikan salam hormat masyarakat Luwu Utara untuk Wahyu Priono.

“Mewakili Pemda dan masyarakat Luwu Utara, menyampaikan salam hormat dan teriring doa buat bapak dan keluarga. Semoga senantiasa diberi kesehatan dan keberkahan. Salam sehat. Salama ki tapada salama,” tutup Bupati perempuan pertama di Sulsel ini.

Salah satu kain yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia adalah batik, yang selalu hadir dalam setiap denyut kehidupan kita sehari-hari. Batik adalah warisan budaya Indonesia yang telah mendunia, sehingga terpatri sebuah kebanggaan untuk selalu mengenakannya.

Sekadar diketahui, tenun motif Rongkong resmi mendapat sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia pada 3 Februari 2020 yang lalu.

Tak hanya tenun Rongkong, kain roto Rongkong juga telah mendapatkan sertifikat HaKI, dan berlaku selama 50 tahun sejak ciptaan tersebut pertama kali diumumkan. (LH)

Penulis : LH


 Komentar

Berita Terbaru
News05 Desember 2021 23:03
Erupsi Gunung Semeru, Bupati Luwu Utara Kirim Doa untuk Warga Terdampak
Trotoar.id, Luwu Utara --- Bencana erupsi Gunung Semeru yang terjadi di Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur (Jatim), mengundang empati dan simpati ...
Pendidikan05 Desember 2021 22:56
Alumni Smansa Makassar Mendapat Apresiasi Dua Kali Mengembangkan Celltech Stem Cell , Deby Vinski : Semua Untuk Indonesia
Trotoar.id, Makassar -- Presiden Badan Akreditasi Anti-aging Dunia (WOCPM) dan Pemilik Celltech Stem Cell Centre Laboratory & Banking yaitu Prof d...
Daerah05 Desember 2021 22:49
SKB CPNS Luwu Utara Resmi Berakhir, Sepasang Suami-Istri Raih Nilai Tertinggi Kedua
Trotoar.id, Makassar --- Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara ...
News05 Desember 2021 21:08
Ratusan Warga Antusias Hadiri Reses Syaharuddin Alrif
Trotoar.id, Makassar -- Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif menggelar reses masa sidang ketiga tahun 2021 di Panker, pelataran Monumen Ganggawa...