LUWU UTARA, Trotoar.id — Sektor pariwisata di Kabupaten Luwu Utara menunjukkan tren positif selama masa libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam kurun waktu sepekan, sejak 22 hingga 29 Maret 2026, tercatat sebanyak 9.965 wisatawan mengunjungi berbagai destinasi unggulan di daerah tersebut.
Lonjakan kunjungan ini didominasi oleh tiga objek daya tarik wisata utama, yakni Pincara Masamba, Permandian Alam Tamboke, serta Makam Datuk Patimang.
Baca Juga :
Dari ketiga destinasi tersebut, permandian alam Sungai Tamboke Sukamaju dan wisata air panas Pincara Masamba masih menjadi primadona, baik bagi wisatawan lokal maupun pengunjung dari luar daerah.
Kepala UPT Pengelolaan Objek Wisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Luwu Utara, Lukman, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah pengunjung tidak terlepas dari persiapan matang yang dilakukan pihaknya bersama petugas di lapangan.
“Sebelum libur Lebaran, kami telah melakukan briefing dan pembekalan kepada seluruh petugas agar siap memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung,” ujarnya di Masamba, Sabtu (4/4/2026).
Menurut Lukman, pembekalan tersebut terbukti efektif. Para petugas dinilai mampu menjalankan arahan dengan baik, terutama dalam menjaga kenyamanan pengunjung serta memastikan kebersihan kawasan wisata tetap terjaga.
Ia juga menyebutkan bahwa peningkatan jumlah kunjungan tahun ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor pendukung, salah satunya akses jalan menuju lokasi wisata yang semakin baik dan memudahkan mobilitas pengunjung.
Selain itu, sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, Dinas Perhubungan, BPBD, Dinas Kesehatan, hingga pengelola objek wisata turut berkontribusi dalam menciptakan rasa aman dan tertib selama masa liburan.
Momentum mudik Lebaran juga menjadi faktor pendorong meningkatnya jumlah wisatawan.
Banyak warga yang pulang kampung memanfaatkan waktu libur untuk berwisata bersama keluarga di berbagai destinasi yang ada di Luwu Utara.
“Fenomena mudik sangat berpengaruh. Banyak masyarakat yang pulang kampung sekaligus berlibur bersama keluarga di objek wisata,” jelasnya.
Dampak dari meningkatnya kunjungan wisatawan ini juga dirasakan secara langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Lukman menyebut adanya korelasi positif antara jumlah kunjungan dengan peningkatan pendapatan daerah.
“Terjadi peningkatan hampir tiga kali lipat pada PAD di bulan Maret dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ungkapnya.
Ia menambahkan, selain faktor aksesibilitas dan momentum Lebaran, pengawasan yang ketat di lapangan juga menjadi kunci dalam menjaga kualitas pelayanan dan keamanan destinasi wisata.
Di akhir pernyataannya, Lukman menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan pihak yang terlibat atas kerja keras yang telah dilakukan selama ini.
“Terima kasih kepada seluruh tim atas dedikasinya. Saya berharap ritme kerja ini terus dijaga agar kita bisa mencapai hasil yang lebih maksimal hingga akhir tahun,” tutupnya.
Ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah memilih Luwu Utara sebagai destinasi berlibur.
Menurutnya, hal ini menjadi sinyal positif bagi kebangkitan sektor pariwisata di daerah tersebut.



Komentar