Trotoar.id, Makassar — Burhanuddin Baharuddin menanggapi Ka’bah dirinya hijrah ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dia menganggap jika dirinya memilih PPP lantaran dirinya tidak lagi dibutuhkan di Golkar
Bahkan Burhanuddin Baharuddin Mengatakan selain dirinya, anak dan istrinya juga di boyong bergabung bersama dengan di Partai yang di Nahkoda Imam Fauzan Amir Uskara.
Baca Juga :
“Partai Golkar tidak lagi membutuhkan saya, padahal partai ini saya sangat cintai tapi karena, Golkar tidak lagi membutuhkan saya dan ada partai yang membutuhkan saya dan memberi saya kepercayaan akhirnya saya memilih PPP, ” Katanya
Bur Berkata jika dirinya memilih PPP karena PPP membuka ruang bagi saya dan juga PPP yang merupakan partai dengan ideologi Islam yang kuat dan bisa menghargai jasa-jasa orang
Apa lagi dirinya memiliki hubungan emosional dengan PPP, dimana Partai berlambang kabah adalah partai pendukungnya saat pilkada sebagai pengusung di pilkada 2017 yang lalu.
“Bagi saya PPP adalah partai yang membuat melahirkan bibit-bibit yang unggul dan akan menjadi partai besar meskipun saat ini di Takalar cuma punya dua kursi dia yakin ke depan PPP akan membuktikan jika mampu menjadi partai besar di Takalar, ” Katanya
“Panggilan Saya ke PPP adalah adalah panggilan Ka’bah dan lambang kabah, sebagi simbol pemersatu ummat islam tokoh-tokoh utama di takalar yang selama ini setia membantu saya dan meminta saya untuk menerima Pinangan PPP, ” Katanya
Sebelum Hijrah ke PPP mantan Bupati takalar ini pernah menjabat sebagai ketua Golkar Kabupaten Takalar, dan berhasil menaikan Partai Golkar sebagai pemenang pemilu hingga mendorong dua keterwakilan Takalar duduk di DPRD Provinsi dan satu perwakilan Takalar di DPR RI.




Komentar