Santun Berdakwah di Dunia Maya Secara Efektif

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 22 November 2021 15:50

Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, kembali dilaksanakan secara virtual pada 22 November 2021 di Makassar, Sulawesi Selatan.
Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, kembali dilaksanakan secara virtual pada 22 November 2021 di Makassar, Sulawesi Selatan.

Trotoar.id, Makassar – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, kembali dilaksanakan secara virtual pada 22 November 2021 di Makassar, Sulawesi Selatan.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Program ini merupakan kerjasama dengan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dengan tema “Dakwah yang Ramah di Media Sosial” yang diikuti oleh 963 peserta dari berbagai kalangan.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari  Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin, Muhammad Anshar Akil; Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin, Firdaus Muhammad; Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin, Abdul Khalik; dan Tokoh Masyarakat – Wakil Walikota Makassar 2014-2019, Syamsu Rizal. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Dosen Ilmu Komunikasi Sadhriany Pertiwi Saleh. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Selanjutnya, Muhammad Anshar Akil sebagai narasumber pertama hadir membawakan materi budaya digital bertema “Digital Culture: Dakwah yang Ramah di Media Sosial”.

Menurut dia, beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam berdakwah di era digital, antara lain konteks sosial sasaran dakwah, teknologi media dakwah, dan substansi materi dakwah. “Konten dakwah di media sosial harus sesuai dengan Al-qur’an dan Hadits yang disampaikan secara bijak, benar, efektif, lemah lembut, mudah dimengerti, baik, dan penuh hormat,” paparnya.

Pemateri kedua, Firdaus Muhammad, menyampaikan presentasi terkait etika digital berjudul “Bijak di Kolom Komentar”. Ia mengatakan, saat beraktivitas di dunia maya, kita harus memahami adanya UU ITE yang memberikan batasan kebebasan dalam berinternet. Sadari juga bahwa aktivitas daring meninggalkan rekam jejak digital yang harus dijaga dengan baik.

“Bijaklah bermedia sosial sesuai etika, estetika, dan norma yang berlaku, jangan hanya tergoda mengejar viral atau popularitas,” pesannya.

Sebagai pemateri ketiga, Abdul Khalik membawakan tema kecakapan digital tentang “Terampil dan Ramah di Media Digital”. Menurut dia, keterampilan digital diperlukan agar kita mampu berpikir kritis dalam mengakses, mencari, menyaring, dan memanfaatkan informasi yang beredar di internet.

“Pastikan konten yang kita akses maupun sebar di dunia maya tidak berpotensi negatif maupun merugikan pihak lain,” ujarnya.

Adapun Syamsu Rizal, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Cyber Safety dan Sekolah Siaga Digital”. Ia mengatakan, sudah banyak piranti aturan dan sistem yang dibuat untuk menjaga keamanan digital, namun yang paling efektif dalam memastikan keamanan digital kita adalah ujung jari kita masing-masing.

“Kewaspadaan, daya kritis, sikap empati, kesantunan, serta tanggung jawab perlu diterapkan dalam aktivitas di dunia maya agar tercapai penggunaan internet yang aman, nyaman, dan bermanfaat sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

Setelah sesi pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan tanya jawab yang dipandu oleh moderator. Dalam kesempatan tersebut, para peserta dipersilahkan mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Sebagai apresiasi, panitia menyediakan hadiah berupa uang elektronik senilai masing-masing Rp100.000 bagi 10 penanya beruntung.

Salah satu pertanyaan menarik peserta diantaranya tentang bagaimana menghadapi penyampaian dakwah yang kasar di dunia maya.

Narasumber menyarankan untuk menyaring dan memilih konten dakwah yang sesuai kebutuhan dan bisa berdampak positif bagi kehidupan kita. Jauhi serta jangan sebarkan konten dakwah yang negatif.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. 

Penulis : Eka

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional29 Juli 2026 20:06
Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama
PANAMA, Trotoar.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra bangsa di kancah internasional. Herson Rasyha Wilajaya (14), siswa SMP IT Al Bir...
Metro29 Juli 2026 19:59
Wali Kota Munafri Sambut Rakernas BAMAGNAS V, Tegaskan Makassar Kota Toleran dan Terbuka
MAKASSAR, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus menjaga kerukunan umat beraga...
Parlemen29 Juli 2026 19:56
SiAKSES Ubah Layanan Keuangan DPRD Makassar, Notifikasi Hak Anggota Dewan Kini Masuk ke WhatsApp dalam Hitungan Detik
MAKASSAR, Trotoar.id – Sekretariat DPRD Kota Makassar menghadirkan inovasi digital dalam pengelolaan keuangan melalui Sistem Akuntabilitas dan Trans...
Pendidikan29 Juli 2026 16:46
PKG di SDI Bangkowa Jangkau 51 Siswa, Puskesmas Batumalonro Perkuat Skrining Kesehatan Anak dan Edukasi Imunisasi
GOWA, Trotoar.id– UPT Puskesmas Batumalonro terus mengoptimalkan pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi anak usia sekolah sebag...